TINJAUAN SOSIOLOGI DALAM KARYA “THE NIGHT WATCH” OLEH REMBRANDT DAN “WHISTLER’S MOTHER” OLEH JAMES ABBOTT MCNEILL WHISTLER Aqilah Syifa Dewi 1 , Indro Moerdisuroso 2 1 Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta, 2 Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta. 1 aqilahsyifadewi16@gmail.com 2 indromp@gmail.com ABSTRAK Dalam artikel ini melakukan tinjauan sosiologi terhadap dua karya seni terkenal, yaitu "The Night Watch" oleh Rembrandt dan "Whistler's Mother" oleh James Abbott McNeill Whistler. Kedua karya ini dipilih karena mereka mampu mencerminkan aspek-aspek sosial yang berbeda pada waktu dan konteks yang berbeda pula. Dalam analisis sosial pada "The Night Watch," karya Rembrandt pada tahun 1642, fokus diberikan pada struktur sosial dan hierarki yang tercermin dalam lukisan tersebut. Kehadiran berbagai anggota milisi kota Amsterdam menggambarkan peran dan status sosial mereka dalam masyarakat pada masa itu. Identitas dan identifikasi juga menjadi fokus penting, dengan setiap individu dalam karya ini mengenakan atribut khusus yang mencerminkan status sosial mereka. Peran gender juga dipertimbangkan, dengan kehadiran satu-satunya perempuan dalam karya ini menyoroti perbedaan peran yang diharapkan dalam masyarakat pada masa itu. Sementara itu, "Whistler's Mother" oleh James Abbott McNeill Whistler, yang dilukis pada tahun 1871, menawarkan perspektif sosial yang berbeda. Dalam karya ini, fokus diberikan pada gambaran keluarga dan peran perempuan dalam masyarakat pada masa itu. Potret ibu Whistler yang serius dan teguh menunjukkan peran perempuan sebagai figur yang kuat dan penyokong keluarga. Karya ini juga memperlihatkan nilai-nilai keluarga dan kepentingan keluarga yang mencerminkan aspek sosial pada saat itu. Melalui analisis sosiologis dari kedua karya ini, kita dapat memahami konteks sosial, struktur sosial, hierarki, identitas, peran gender, dan nilai-nilai keluarga yang ada pada waktu dan tempat tertentu. Kedua karya ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang aspek-aspek kehidupan sosial yang saling terkait dan memberikan wawasan tentang masyarakat pada masa itu. Penelitian ini dapat menjadi kontribusi dalam pemahaman sosial dan menggali makna yang lebih dalam dari karya seni yang telah terkenal dan dihargai secara global ini. Keywords: Rembrandt, Art, History, James Abbott, Sociology PENDAHULUAN Seni telah menjadi ekspresi kreatif yang mengilhami dan mencerminkan kehidupan sosial manusia sepanjang sejarah. Karya seni menghadirkan bukan hanya keindahan visual, tetapi juga cerminan yang dalam tentang masyarakat, budaya, dan hubungan sosial yang ada di sekitarnya. Dalam konteks ini, tinjauan sosiologi terhadap karya seni menjadi relevan dan menarik untuk menjelajahi aspek-aspek sosial yang terkandung dalam karya-karya tersebut. Artikel ini akan melakukan tinjauan sosiologi terhadap dua karya seni terkenal, yaitu "The Night Watch" oleh Rembrandt dan "Whistler's Mother" oleh James Abbott McNeill Whistler. Kedua karya ini dipilih karena mereka mampu menghadirkan perspektif yang berbeda tentang masyarakat pada waktu dan konteks yang berbeda pula. "The Night Watch" oleh Rembrandt adalah lukisan yang menampilkan kelompok milisi kota Amsterdam pada abad ke-17. Karya ini menghadirkan aspek-aspek sosial seperti struktur sosial, hierarki, identitas, peran gender, dan solidaritas kelompok. Sementara itu, "Whistler's Mother" oleh James Abbott McNeill Whistler adalah sebuah potret ibu yang mencerminkan nilai-nilai keluarga dan peran perempuan dalam masyarakat pada abad ke-19. Dalam artikel ini, kita akan melakukan analisis sosiologis terhadap kedua karya ini dengan menggunakan kerangka sosiologi untuk memahami aspek-aspek sosial yang terkandung di dalamnya. Melalui tinjauan ini, kita akan mendapatkan wawasan