JKA (Jurnal Keperawatan Abdurrab) Volume 06 No. 02, Bulan Januari Tahun 2023 | ISSN CETAK : 2541-2640 ISSN ONLINE : 2579-8723 1 GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KOMUNIKASI SBAR * Raja Fitrina Lestari 1) , Susi Erianti 2) 1 Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Hang Tuah Pekanbaru email : rajafitrinalestari@htp.ac.id 2 Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Hang Tuah Pekanbaru email : susi_eriyanti@yahoo.com ABSTRACT SBAR communication is used by nurses as an effective framework in conveying clear information on patients' condition to the doctor, meanwhile, its implementation requires good knowledge. It consist of Situation, Background, Assessment, as well as Recommendation and is used when making a handover to the patient. Hence, this study aims to evaluate nurses' knowledge on SBAR communication at Riau University Hospital in 2020. This was a descriptive analysis conducted with a cross-sectional design on 34 respondents selected by the total sampling technique using a questionnaire as the data. collection instrument. The results showed that majority of the nurses' overall knowledge on the SBAR communication was in the sufficient category, namely less than 32 respondents or 94.1%. Based on the results, there is need to evaluate the management of nurses' knowledge on SBAR Communication. Therefore, nurses are expected to re-evaluate SBAR communication utilization in improving patient safety. Keywords: Communications, Knowledges, SBAR ABSTRAK Komunikasi SBAR digunakan oleh perawat dalam menyampaikan kondisi pasien kepada dokter. Dalam penerapan komunikasi SBAR membutuhkan pengetahuan yang baik sehingga informasi yang disampaikan jelas. SBAR adalah Kerangka komunikasi efektif yang digunakan di rumah sakit yang terdiri dari Situation, Background, Assessment, Recommendation. Metoda komunikasi ini digunakan pada saat perawat melakukan timbang terima (handover) ke pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat terhadap teknik komunikasi SBAR di Rumah Sakit Universitas Riau tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional study. Populasinya seluruh perawat pelaksana di Rumah Sakit Universitas Riau 34 perawat, Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling, sebanyak 34 responden dengan alat pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa secara keseluruhan pengetahuan perawat tentang teknik komunikasi SBAR di Rumah Sakit Universitas Riau berada pada kategori cukup dan kurang 32 orang yaitu sebanyak 94,1%. Dari hasil penelitian ini merupakan suatu fenomena, hal ini menjadi evaluasi dari pihak manajemen terkait pengetahuan perawat terhadap konsep Komunikasi SBAR. Diharapkan dapat dilakukan evaluasi kembali penggunaan teknik komunikasi SBAR oleh perawat sehingga dapat meningkatkan keselamatan pasien di Rumah Sakit. Kata Kunci : Komunikasi, Pengetahuan Perawat, SBAR PENDAHULUAN Komunikasi dalam praktik keperawatan merupakan suatu upaya yang sistematis untuk mempengaruhi secara positif terhadap suatu perilaku yang berkaitan erat dengan asuhan keperawatan. Komunikasi efektif adalah unsur utama dari sasaran keselamatan pasien karena komunikasi adalah penyebab utama masalah keselamatan pasien (patient safety). Dalam pelaksanaan operan, perawat berkomunikasi membahas hal-hal yang yang menjadi tanggung jawabnya dengan menggunakan komunikasi efektif. Pada saat pendokumentasian banyak hal-hal yang masih harus diperhatikan seperti kondisi pasien terkini, pengobatan dan perencanaan selanjutnya yang akan dilaksanakan oleh perawat selanjutnya. Kerangka komunikasi efektif yang saat ini digunakan dirumah sakit adalah komunikasi efektif SBAR, WHO mewajibkan setiap rumah sakit untuk