ANALISIS DAN PERANCANGAN KONSTRUKSI BANGUNAN DATA CENTER DI PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG MENGGUNAKAN STANDAR EN 50600-2-1 DENGAN METODE PPDIOO LIFE-CYCLE APPROACH ANALYSIS AND DESIGN OF CONSTRUCTION OF DATA CENTER BUILDING IN BANDUNG REGENCY GOVERNMENT USING EN STANDARD EN 50600-2-1 WITH PPDIOO METHOD LIFE-CYCLE APPROACH Farhan Adithya Rahman 1 , M. Teguh Kurniawan 2 , Umar Yunan K. S. H. 3 1,2,3 Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Rekayasa Industri, Telkom University farhanadithya@gmail.com 1 , teguhkurniawan@telkomuniversity.ac.id 2 , umaryunan@telkomuniversity.ac.id 3 Abstrak Saat ini teknologi informasi sudah menjadi suatu hal yang sangat erat kaitannya dengan setiap kegiatan manusia. Teknologi informasi dapat digunakan untuk mengolah data, termasuk mendapatkan, menyusun, memproses, meyimpan bahkan hingga memanipulasi data yang kemudian dapat menghasilkan informasi yang berkualitas untuk dapat digunakan dalam pengambilan keputusan startegis. Dengan kebutuhan teknologi informasi yang terus meningkat, maka penggunaan data digital semakin banyak. Maka dari itu diperlukan suatu teknologi yang dapat menyimpan, mengelola dan mengolah data digital tersebut, yaitu data center . Pemerintah Kabupaten Bandung sudah memiliki data center sendiri yang dikelola oleh divisi DISKOMINFO. Tetapi masih terdapat beberapa aspek yang belum memenuhi standar untuk sebuah data center . Oleh karena itu, masih perlu dilakukan peningkatan agar data center milik Pemerintah Kabupaten Bandung dapat memenuhi standar. Dalam melakukan perancangan konstruksi bangunan untuk data center ini mengacu pada standar EN50600-2-1: Building Construction. Hasil akhir dari penelitian ini adalah rancangan konstruksi bangunan untuk data center Pemerintah Kabupaten Bandung dengan menggunakan Standar EN 50600. Kata kunci : data center, EN 50600, konstruksi bangunan, PPDIOO Life-cycle Approach Abstract In this era of technology, information technology has become a very closely related to every human activity. With the needs of information technology continues to increase, the use of digital data is gaining more and more. Therefore required a technology that can store, manage and process the digital data, and it is a data center. Bandung Regency Government currently has its own data center managed by DISKOMINFO division. But there are still some aspects that have not met the standards for a data center. Therefore, it still needs to be improved so that data center owned by Bandung Regency Government can meet the standard. In this design using the method of Life-Cycle Approach PPDIOO in the first three stages only, namely prepare, plan and design adapted to the standard EN 50600-2-1: Building Construction. The final result of this research is building construction design for data center of Bandung Regency Government using EN 50600-2- 1: Building Construction covering aspect of site selection, building construction and fire safety system. Keywords: data center, EN 50600, building construction, PPDIOO Life-cycle Approach 1. Pendahuluan Saat ini teknologi informasi sudah menjadi suatu hal yang sangat erat kaitannya dengan setiap kegiatan manusia. Teknologi informasi dapat digunakan untuk mengolah data, termasuk mendapatkan, menyusun, memproses, meyimpan bahkan hingga memanipulasi data yang kemudian dapat menghasilkan informasi yang berkualitas untuk dapat digunakan dalam pengambilan keputusan startegis. Dengan kebutuhan teknologi informasi yang terus meningkat, maka penggunaan data digital semakin banyak. Data digital ini dapat menjadi suatu hal yang sangat penting bagi beberapa pihak, misalnya untuk perusahaan, bank, universitas, dan pemerintahan. Maka dari itu diperlukan suatu teknologi yang dapat menyimpan, mengelola dan mengolah data digital tersebut yaitu adalah data center. Data center merupakan fasilitas yang digunakan untuk penempatan beberapa kumpulan server atau sistem komputer dan sistem penyimpanan data (storage) yang dikondisikan dengan pengaturan catudaya, pengatur udara, pencegah bahaya kebakaran dan biasanya dilengkapi pula dengan sistem pengamanan fisik. Selain sebagai tempat penyimpanan data, data center juga berperan untuk mengumpulkan data dan juga mengolah data yang disimpan dalam data center tersebut. Peran dari data center sangat penting bagi suatu perusahaan sebagai penunjang dari layanan bisnis yang ada. Semakin sering adanya penggunaan data digital di perusahaan tersebut maka peran dari data center semakin penting dan dibutuhkan. Data center harus mampu memberikan layanan yang maksimal agar dapat mendukung layanan yang ada. Saat ini Pemerintah Kabupaten Bandung sudah memiliki data center sendiri yang dikelola oleh divis DISKOMINFO. Tetapi masih terdapat beberapa aspek yang belum memenuhi standar untuk sebuah data center. Oleh karena itu, masih perlu dilakukan peningkatan agar data center milik Pemerintah Kabupaten Bandung dapat ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.2 Agustus 2018 | Page 3121 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Open Library