JOMIS (Journal Of Midwifery Science) P-ISSN : 2549-2543 Vol 1. No.1, Januari 2017 E-ISSN : 2579-7077 6 FAKTOR PSIKOLOGI DAN KONDISI KESEHATAN IBU BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN SUSU FORMULA PADA BAYI USIA 0-6 BULAN KIKI MEGASARI Program Studi D-III Kebidanan, STIKes Hang Tuah Pekanbaru Jalan Mustafa Sari No.5 Tangkerang Selatan Handphone 085273455235 / 081276574723 E-mail : kikimegasari79@yahoo.com ABSTRAK ASI merupakan makanan yang sempurna dan terbaik bagi bayi karena mengandung unsur-unsur gizi spesifik yang dibutuhkan oleh bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal terutama untuk usia 6 bulan pertama. Namun kenyataannya tidak semua orang tua yang dapat memberikan ASI kepada bayinya. Susu formula menjadi alternatif bagi ibu untuk memenuhi nutrisi bayinya jika ASI tidak terpenuhi. Padahal, pemberian susu formula terlalu dini kepada bayi dapat menyebabkan efek buruk terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Menurut data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tahun 2015 bahwa bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif sebanyak 58,5%. Sementara itu, cakupan terendah pemberian ASI Eksklusif terdapat di Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru sebanyak 47,04% dari 2756 bayi yang berusia 0-6 bulan. Banyak faktor yang menyebabkan orang tua memberikan susu formula secara dini kepada bayinya, diantaranya adalah pengetahuan yang kurang, pendidikan yang rendah, pekerjaan ibu, keadaan psikologi ibu yang kurang baik, rendahnya peran petugas kesehatan dan rendahnya kondisi kesehatan ibu. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Psikologi dan Kondisi Kesehatan Ibu Berhubungan dengan Pemberian Susu Formula pada Bayi Usia 0-6 Bulandi Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Pekanbaru Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Analitik Kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 97 responden dengan teknik sampling Acsidental Sampling. Analisa data yang digunakan adalah Univariat dan Bivariat dengan Uji Chi Square, dan pengolahan data menggunakan sistem komputerisasi. Hasil penelitian bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan keadaan psikologis ibu dengan pemberian susu formula(p=0,039) dan kondisi kesehatan ibu dengan pemberian susu formula (p=0,000). Dan hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian susu formula(p =0,172), antara pendidikan dengan pemberian susu formula(p=0,925), antara pekerjaan dengan pemberian susu formula(p=0,883), dan antara peran petugas kesehatan dengan pemberian susu formula(p=1,000). Saran yang dapat di berikan yaitu perlu adanya sosialisasi bagi masyarakat khususnya ibu menyusui tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif. Mensosialisasikan kepada anggota keluarga khususnya suami dalam mendukung ibu menyusui dengan memberikan ASI saja kepada bayi. Petugas kesehatan disarankan memberi penyuluhan bukan hanya kepada ibu saja tetapi kepada semua lapisan masyarakat, perlunya dukungan Pemerintah untuk membatasi produk-produk susu formula di sarana kesehatan. Kata Kunci: Susu Formula, Psikologi, Kondisi Kesehatan, Puskesmas Sidomulyo ABSTRACT Breast milk is the perfect food and the best for babies because it contains elements of specific nutrients a baby needs for optimal growth and development, especially for the first 6 months of age. But the fact that not all parents are able to provide breast milk to their babies. An alternative formula for mothers to meet the nutrition of the baby when breastfeeding is not met. In fact, formula feeding to infants too early can cause adverse effects on the growth and development of babies can even cause death. According to data from Pekanbaru City Health Department in 2015 that babies who receive exclusive breastfeeding as much as 58.5%. Meanwhile, the lowest coverage Exclusive breastfeeding contained in Pekanbaru Sidomulyo health center as much as 47.04% of 2756 infants aged 0-6 months. Many factors that cause parents to give formula to their babies early, such as lack of knowledge, poor education, maternal employment, maternal psychological state is not good, low role of health workers and poor maternal health conditions. The purpose of this study was to determine the Psychological Factors and Maternal Health Conditions Associated with Infant Formula Milk Giving Age 0-6 Month in Sidomulyo health center Pekanbaru City Year 2016. This study uses a quantitative analytical research with cross-sectional. The sample in this study amounted to 97 respondents with Acsidental Sampling sampling techniques. Analysis of the data used is Univariate and Bivariate with Chi Square test, and data processing using a computerized system. Results of the study showed that there is a correlation bivariate psychological state of mothers with formula feeding (p = 0.039) and the health condition of mothers with formula feeding (p = 0.000). And the results showed no correlation between knowledge with formula feeding (p = 0.172), between brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Universitas Abdurrab