60 BERKALA SAINSTEK 2023 11(1): 60-67 doi: 10.19184/bst.v11i1.38096 https://jurnal.unej.ac.id/index.php/BST/article/view/38096 R ES EAR CH AR TICLE The Making of Liquid Soap Based on Used Cooking Oil with An Addition of Starfruit Extract (Averrhoa Carambola L.) as an Antioxidant (Pembuatan Sabun Cair Berbasis Minyak Jelantah dengan Penambahan Ekstrak Belimbing Manis (Averrhoa Carambola L.) sebagai Antioksidan) Dine Agustine, Ismi Nurlatifah *) , Shaquariza Faiz Indra Choirunnisa Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Islam Syekh-Yusuf Jln. Maulana Yusuf No.10 Babakan Tangerang 15118, Indonesia A BS TRA CT The used cooking oil is a waste that can damage environmental sustainability if its disposed of directly without processing. One of the utilization of it, is as a raw material for making the liquid soap. Sweet starfruit ( Averrhoa Carambola L.) is known have a potential as a source of natural antioxidants due to its high vitamin C content, flavonoid content and phenolic compounds. This study aims to determine the effect of adding sweet starfruit extract with variation of concentrations 8%, 10% and 12% on used cooking oil- based liquid soap and to analyze the characteristics of the resulting soap. The results showed that the organoleptic tests (shape, odor, color, water content and foaming power) met the SNI standards 06-3352-2016 which were quite good. The addition of sweet starfruit extract with a concentration of 12% was the most effective as an antioxidant. Minyak jelantah atau minyak goreng bekas merupakan salah satu limbah yang dapat merusak kelestarian lingkungan jika dibuang langsung tanpa pengolahan. Salah satu pemanfaatan minyak jelantah yaitu sebagai bahan baku pembuatan sabun cair. Buah belimbing manis (Averrhoa Carambola L.) diketahui memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alam karena kandungan vitamin C yang tinggi, kandungan flavonoid dan senyawa fenolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak belimbing manis dengan variasi konsentrasi 8%, 10% dan 12% terhadap sabun cair berbasis minyak jelantah dan menganalisa karakteristik sabun yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan pengujian organoleptik (bentuk, bau, warna, kadar air dan daya busa) telah memenuhi standar SNI 06-3352-2016 yang cukup baik. Penambahan ekstrak belimbing manis dengan konsentrasi 12% merupakan hasil yang paling efektif sebagai antioksidan. Keywords: Antioxidants, Starfruit, Used cooking oil, Liquid soap. PENDAHULUAN Minyak goreng yang sudah digunakan berulang kali biasa disebut dengan minyak jelantah [1]. Minyak jelantah ini merupakan limbah yang biasanya dibuang begitu saja tanpa diolah kembali karena sering dianggap sudah tidak memiliki nilai yang ekonomis. Minyak jelantah dapat diolah dan dijernihkan kembali menjadi bahan baku dari pembuatan sabun, baik dalam bentuk padat maupun bentuk cair. Sabun merupakan produk yang biasa digunakan sebagai pembersih maupun untuk mencuci. Sabun mempunyai bentuk yang berbeda seperti sabun padat, sabun cair, dan sabun krim [2]. Sabun tidak hanya dapat membersihkan kulit dari kotoran namun juga bisa dimanfaatkan untuk melindungi kulit dari efek radikal bebas. Radikal bebas merupakan suatu molekul yang mengandung elektron tidak berpasangan sehingga sangat reaktif dan tidak stabil. Antioksidan adalah molekul yang dapat mencegah atau memperlambat molekul lain dari proses oksidasi radikal bebas. Tubuh manusia tidak cukup menghasilkan antioksidan untuk melindungi tubuh, namun cenderung bergantung pada antioksidan dari luar tubuh [3]. *) Corresponding author: Ismi Nurlatifah E-mail: isminurlatifah@unis.ac.id