501 Seminar Nasional Hasil Penenlitian dan Pengabdian pada Masyarakat V Tahun 2020 “Pengembangan Sumber Daya Menuju Masyarakat Madani Berkearifan Lokal” LPPM Universitas Muhammadiyah Purwokerto ISBN: 978-602-6697-66-0 PENGUKURAN KUALITAS APLIKASI PEMUTAR VIDEO MENGGUNAKAN METODE SSIM A QUALITY MEASUREMENT OF VIDEO PLAYER APPLICATION USING SSIM METHOD 1) Andi Danang Krismawan, 2) Chaerul Umam 1) Program Studi Animasi, Fakultas Ilmu Komputer 2) Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer 1,2) Universitas Dian Nuswantoro Jl. Imam Bonjol 207 Semarang, 50131 Email: 1 andidanang@dsn.dinus.ac.id, 2 chaerul@dsn.dinus.ac.id ABSTRAK Aplikasi pemutar video yang saat ini beredar memiliki kualitas berbeda, antara lain kualitas visual dan kualitas video. Beberapa aplikasi pemutar video seperti GOM, KMP, VLC dan MPC sering digunakan masyarakat dalam sarana hiburan maupun pendidikan. Perlu penilaian yang objektif berdasarkan hasil perhitungan yang menyatakan kualitas dari aplikasi pemutar video dengan tujuan adanya informasi sebagai sarana rekomendasi kepada masyarakat. File video akan diolah terlebih dahulu dengan pemotongan durasi pada video agar file video tersebut dapat muat terbaca oleh Matlab dengan ukuran 640x480 piksel. Selanjutnya untuk mendapatkan frameframe yang ada di video tersebut dengan dilakukan proses akuisisi video dengan dua metode yaitu komputasi dan capturing. Hasil akhir di uji dengan perhitungan SSIM (Structural Similarity Index Measurement). Aplikasi KMP, GOM, VLC memiliki nilai rata-rata SSIM yang lebih mendekati nilai 1 yaitu dengan rata-rata 0.98914; 0.99083; 0.98952 untuk frame video GFTA dan 0.98328; 0.98002; 0.98125 untuk hasil frame video RMTM, sedangkan MPC menghasilkan nilai rata-rata yang lebih rendah dibanding ketiga aplikasi tersebut yaitu dengan rata-rata 0.96395 untuk frame video GFTA dan 0.95877 untuk frame video RMTM. GOMPlayer adalah aplikasi pemutar video terbaik yang dapat digunakan masyarakat sebagai media pemutar video, hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata SSIM yang diperoleh mencapai 0.99083. Kata Kunci : Video player, kualitas, frame, SSIM. ABSTRACT Video player applications currently in circulation have different qualities, including visual quality and video quality. Several video player applications such as GOM, KMP, VLC and MPC are often used by the public for entertainment and education. An objective assessment is needed based on the results of calculations that state the quality of the video player application with the aim of providing information as a means of recommendation to the public. The video file will be processed first by cutting the duration of the video so that the video file can be read by Matlab with a size of 640x480 pixels. Furthermore, to get the frame in the video, the video acquisition process is carried out using two methods, namely computation and capturing. The final results were tested with the SSIM (Structural Similarity Index Measurement) calculation. Applications KMP, GOM, VLC have an average SSIM value closer to the value of 1, namely with an average of 0.98914; 0.99083; 0.98952 for GFTA and 0.98328 video frames; 0.98002; 0.98125 for the results of RMTM video frames, while MPC produces an average value that is lower than the three applications, with an average of 0.96395 for GFTA video frames and 0.95877 for RMTM video frames. GOMPlayer is the best video player application that can be used by the public as a video player media, this is evidenced by the average SSIM value obtained 0.99083. Keywords : Video player, quality, frame, SSIM. PENDAHULUAN Sebuah video dapat diputar dengan menggunakan alat bantu atau tools (software) yang disebut sebagai video player. Zaman dahulu saat manusia belum mengenal komputer serta dimana video masih tersimpan dalam bentuk kepingan kaset VCD atau DVD, video player yang ada saat itu memiliki bentuk fisik yang dapat disentuh secara langsung oleh manusia (Wati, 2013). Namun setelah manusia mengenal komputer dan sistem cloud computing dimana video dapat disimpan dan disebarkan secara online, serta dengan adanya perkembangan teknologi, manusia mampu membuat video player menjadi sebuah aplikasi (software) yang