1 Oleh: Mukhamad Fathoni, M.Pd.I. Disampaikan pada perkuliahan Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Nurul Huda KONSEP POPULASI SAMPLING DAN PEMILIHAN PARTISIPAN A. Konsep Populasi Sampling Gambar populasi dan sampel Populasi dan sampel penelitian sama-sama berhubungan, karena keduanya merupakna bagian dari sasaran penelitian. Sampel adalah bagian dari suatu populasi yang menjadi wakil untuk berpartisipasi dalam penelitian dan menjadi gambaran populasi tersebut secara keseluruhan. Populasi merupakan subyek penelitian secara keseluruhan, yaitu satuan analisis yang menjadi target penelitian, baik manusia, nilai, gejala, sampai fenomena yang merupakan sumber dari penelitian. Sebagai contoh penelitian di suatu sekolah, maka yang menjadi populasi adalah seluruh warga sekolah meliputi kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui kecenderungan populasi misalnya sikap peserta didik terhadap suatu kebijakan sekolah, maka untuk mengetahui hal tesebut, diambillah sampel penelitian. Sugiyono (2008) menjelaskan bahwa populasi penelitian adalah keseluruhan dari objek penelitian yang akan diteliti. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristika yang dimiliki oleh populasi tersebut. Perbedaan antara populasi dan sampel penelitian terdapat dalam ruang lingkup atau jangkauannya. Populasi merupakan keseluruhan objek yang diteliti, sedangkan sampel merupakan sebagian dari populasi tersebut. Selatin itu, populasi dan sampel penelitian juga berbeda dalam pengumpulan datanya. Pengumpulan data populasi adalah sensus, tujuannya mendata seisi populasi untuk keperluan administrasi seperti data kepesertadidikan atau daftar pemilih pada pemilihan ketua OSIS, sedangkan pengumpulan data dengan sampel adalah survei, cukup dengan bagian dalam populasi saja.