Patty Jurnal Ilmiah Platax Vol. 10:(1), January-June 2022 http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/platax 216 Oksigen Terlarut di Perairan Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara (Dissolved Oxygen in the East Bolaang Mongondow Waters, North Sulawesi) Simon I. Patty 1 , Marenda Pandu Rizqi 1 , Rikardo Huwae 1 1 Pusat Riset Oseanografi, Badan Riset Dan Inovasi Nasional e-mail: pattysimon@ymail.com Abstract Oxygen in seawater comes from the air through diffusion and photosynthesis. This study aims to determine the dissolved oxygen content, NAEC (Normal Atmospheric Equilibrium Concentration), and AOU (Apparent Oxygen Utilization) in East Bolaang Mongondow waters. The analysis showed that the dissolved oxygen content in the surface layer ranged from 6.01- 7.05 mg/l; 5.91-6.98 mg/l (5 m depth); and 5.75-6.90 mg/l (near bottom depth). NAEC is closely related to water temperature and implicitly increases with depth. The highest NAEC value of 5.90 mg/l (t=28.0ºC) was found at the bottom depth, and the lowest NAEC of 5.63 mg/l (t=30.0ºC) was found at the surface layer. The dissolved oxygen saturation level of more than 100% and the average positive AOU value at 0.59-0.81 mg/l describe the amount of oxygen available in the surface layer. Keywords: dissolved oxygen; Normal Atmospheric Equilibrium Concentration (NAEC); Apparent Oxygen Utilization (AOU); East Bolaang Mongondow. Abstrak Oksigen dalam air laut bersumber dari udara melalui proses difusi dan hasil fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan oksigen terlarut, NAEC ( normal atmospheric equilibrium concentration) dan AOU (apparent oxygen utilization) di perairan Bolaang Mongondow Timur. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan oksigen terlarut di lapisan permukaan berkisar antara 6,01-7,05 mg/l; kedalaman 5 meter 5,91-6,98 mg/l dan dekat dasar 5,75-6,90 mg/l. NAEC sangat berhubungan dengan suhu air dan secara implisit konsentrasinya akan semakin tinggi dengan bertambahnya kedalaman. Nilai NAEC tertinggi 5,90 mg/l (t=28,0ºC) ditemukan pada kedalaman dekat dasar dan NAEC terendah 5,63 mg/l (t=30,0ºC) ditemukan pada lapisan permukaan. Tingkat kejenuhan oksigen terlarut >100 % dan rata-rata nilai AOU positif (0.59-0.81 mg/l) menggambarkan banyaknya kandungan oksigen yang tersedia pada lapisan permukaan. Kata kunci: oksigen terlarut; normal atmospheric equilibrium concentration (NAEC); apparent oxygen utilization (AOU); Bolaang Mongondow Timur. PENDAHULUAN Perairan Bolaang Mongondow Timur merupakan perairan pantai dengan panjang garis pantai ± 122,878 km. Perairan ini relatif terbuka sehingga mudah terpengaruh oleh massa air yang berasal dari laut lepas, seperti pola aliran arus, pasang surut, gelombang, suhu, salinitas dan topografi dasar perairan maupun dari daratan berupa aliran air tawar dari sungai. Proses percampuran massa air laut dan penyebarannya yang bersumber dari beberapa aliran sungai yang membawa sampah maupun berbagai limbah ke perairan laut akan dapat mengakibatkan perubahan sifat fisika maupun sifat kimia massa air laut. Kondisi semacam ini terjadi karena meningkatnya bahan-bahan organik di laut terutama pada musim hujan dan dalam proses degradasinya akan menurunkan kualitas perairan. Salah satu parameter kimia oseanografi yang dapat menunjukkan hal ini adalah oksigen terlarut. Oksigen merupakan unsur kimia penting bagi kehidupan organisme di laut. Oksigen bersumber dari difusi antara air dengan udara (Nybakken 1988; Libes, 1992) dan hasil fotosintesis organisme berklorofil yang hidup dalam suatu perairan. Proses ini sangat tergantung dari sederetan faktor yang mempengaruhinya, seperti tekanan atmosfer, kecerahan air laut dan tingkat kesuburan atau kandungan