Techno.COM, Vol. 22, No. 2, Mei 2023: 348-357 348 Analisis Pengelompokan Gangguan TIK Pada Sistem Pencatatan Layanan Menggunakan Algoritma K-Means dan Metode Elbow Analysis of Incidents Segmentation Based on Service Recording System Data Using K- Means Algorithm and Elbow Method Arientawati 1 , Yuwan Jumaryadi 2 , Arief Wibowo 3 1,2,3 Magister Ilmu Komputer, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur 2 Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Mercu Buana E-mail: 1 2111601866@student.budiluhur.ac.id, 2 yuwan.jumaryadi@mercubuana.ac.id, 3 arief.wibowo@budiluhur.ac.id Abstrak Pusintek merupakan unit pengelola tugas dan fungsi terkait TIK di instansi pemerintahan di Indonesia. Salah satu tugasnya berkaitan dengan fungsi penanganan gangguan TIK yang dilaporkan oleh Unit Pengguna. Pencatatan gangguan TIK menggunakan sistem pencatatan layanan dan gangguan berbasis Customer Relationship Management (CRM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengelompokkan jumlah laporan gangguan pada Unit Pelapor dan membantu divisi teknis dalam menganalisis seberapa sering gangguan yang dilaporkan tiap unit dan kategori gangguannya sehingga divisi teknis dapat merencanakan dan mempersiapkan pengambilan keputusan terkait tindak lanjut penyelesaian gangguan TIK pada instansi Unit Pelapor. Metode Elbow dignakan dalam proses penentuan jumlah cluster gangguan yang optimal. Pengujian dilakukan dengan membagi data gangguan TIK dan menghitung cluster distance performance sampai dengan 7 cluster. Tools yang digunakan untuk pengujian menggunakan Rapidminer. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa penggunaan k=3 akan menghasilkan cluster yang optimal untuk metode K-Means Clustering dan Elbow, dengan nilai Average Centroid Distance sebesar 69110.233 dan nilai Davies Bouldin sebesar 0.458. Kata kunci: K-Means, Elbow, Gangguan TIK Abstract Pusintek is a task and function management unit related to ICT in government agencies in Indonesia. One of its duties relates to the function of handling ICT disturbances reported by the User Unit. The recording of ICT disturbances uses a Customer Relationship Management (CRM) based service and disturbance recording system. The purpose of this study is to classify the number of disturbance reports in the Reporting Unit and assist the technical division in analyzing how often disturbances are reported for each unit and the disturbance category so that the technical division can plan and prepare for decision-making related to the follow-up of ICT disturbance resolution at the Reporting Unit agency. The Elbow method is used in the process of determining the optimal number of disturbance clusters. The test was carried out by dividing the ICT interference data and calculating the cluster distance performance of up to 7 clusters. The tools used for testing use Rapidminer. The test results show that using k = 3 will produce optimal clusters for the K-Means Clustering and Elbow method, with an Average Centroid Distance value of 69110.233 and a Davies Bouldin value of 0.458. Keywords: K-Means, Elbow, Gangguan TIK 1. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi telah menghasilkan data yang cukup besar [1][2]. Data juga memiliki peran vital dalam pembuatan keputusan dalam suatu organisasi agar lebih bermakna [3][4]. Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan (Pusintek) adalah Unit