ARITMATIKA: Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 2, No. 2, Desember 2021 E-ISSN: 2723-1046; P-ISSN: 2723-0627 PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PESISIR PANTAI PUGER PADA MATERI PERBANDINGAN 1 Halimatus Sakdiyah, 2 Anas Ma’ruf Annizar 1,2 UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jl Mataram No.1 Mangli Kaliwates Jember (68136), 0331-487550 e-mail: halimamuhlis99@gmail.com Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan LKPD berbasis kearifan lokal pada materi perbandingan kelas VII SMP/MTs yang valid, praktis, serta efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi LKPD, angket respon peserta didik dan guru, serta metode tes (post-test). Berdasarkan hasil uji kevalidan LKPD yang dilakukan oleh validator ahli diperoleh skor rata-rata 92,6% dengan kategori sangat valid. Kriteria kepraktisan juga terpenuhi, karena LKPD yang dikembangkan mendapatkan rata- rata penilaian 83% untuk angket respon peserta didik, dan 96% untuk angket respon guru. Sedangkan untuk penilaian keefektifan didapatkan dari penilaian post-test pada saat uji coba, dan data yang diperoleh menunjukkan bahwa sebanyak 86% peserta didik dikatakan tuntas secara klasikal. Sehingga, LKPD yang dikembangkan dapat dinyatakan valid, praktis dan efektif. Kata Kunci: Kearifan Lokal, LKPD, RnD Abstract This study aims to develop student worksheets based on local wisdom to the material comparison in class VII that is valid, practice, and effective. The method used in this research is Research and Development which refers to the ADDIE development model. The instrument used are LKPD validation sheets and user response quwstionnaries from teachers and students and test method (post-test). Practicality criteria are also met, because the LKPD developed gets an average rating of 83% for student response questionnaires, and 96% for teacher response questionnaires.The result of validation conduced by expert validation is 92,6%, so product declared valid. According to the analysis result of the study, the classical troroughness post test is 86% . Keywords: Local Culture, LKPD, RnD PENDAHULUAN Pendidikan merupakan usaha sebagai sarana pembentukan kemanusiaan, agar kedudukan manusia sebagai subjek dari budaya dapat dipertahankan dan dikembangkan. Sedangkan, pada masa globalisasi seperti saat ini, budaya bangsa sedikit demi sedikit mulai ditinggalkan. Sehingga kesadaran akan budaya harus ditanamkan sejak dini ke dalam jiwa masyarakat Indonesia, salah satu caranya melalui pendidikan. Hubungan pendidikan dengan kebudayaan sangatlah erat, karena semakin tinggi pendidikan seorang maka semakin meningkat kebudayaan yang dimiliki orang tersebut. Pemerintah telah mengupayakan pelestarian budaya lokal setiap daerah melalui pendidikan. Hal itu terbukti dengan adanya pembelajaran seni budaya, namun distribusi waktu pada pembelajaran tersebut masih kurang sehingga kurang efektif jika ingin menyisipkan unsur budaya pada pembelajaran seni budaya. Salah satu cara yang dinilai lebih