Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam Burnout Pada Guru Sekolah Dasar Fullday : Menguji Peranan Kecerdasan Emosional dan Dukungan Sosial Firman Widya Putra UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Ahmad Yani No. 117 Surabaya Firmanwp114@gmail.com Lufiana Harnany Utami UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Ahmad Yani No. 117 Surabaya lufianaharnany2017@gmail.com Abstrak Burnout adalah kelelahan emosi yang seringkali dialami oleh individu yang bekerja di bidang pelayanan seperti kesehatan, pendidikan, dan pelayanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh kecerdasan emosional dan dukungan sosial terhadap burnout pada guru sekolah dasar yang menerapkan fullday school. Rancangan penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 87 guru sekolah dasar fullday yang diambil melalui teknik quota sampling. Ada tiga instrumen yang digunakan yaitu maslach burnout intentory (MBI), emotional intelligence questionnarire (EI), dan multidimensional scale of perceived social support (MSPSS). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh kecerdasan emosional dan dukungan sosial terhadap burnout. Selanjutnya, kajian kualitatif akan dapat menggali lebih dalam apa saja bentuk dukungan sosial yang dimiliki para guru dan upaya yang dilakukan dalam mengasah kecerdasan emosi mereka. Kata Kunci: burnout,kecerdasan emosional, dukungan sosial, guru Abstract Burnout is an emotional exhaustion which is often experienced by individuals who work in service areas such as health, education, and social services. This study aims to determine whether there is an influence of emotional intelligence and social support on burnout among elementary school teachers in fullday school. This correlational quantitative research design involved 87 primary school teachers taken through quota sampling techniques. There are three instruments used, namely maschach burnout intentory (MBI), emotional intelligence questionnaire (EI), and multidimensional scale of perceived social support (MSPSS). Data were analyzed using multiple linear regression. The results showed that there was an influence of emotional intelligence and social support on burnout. Furthermore, qualitative studies will be able to explore forms of social support they have and the efforts made to sharpen their emotional intelligence. Keywords: burnout, emotional intelligence, social support, teachers PENDAHULUAN Kelelahan emosi, dipersonalisasi, dan rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri merupakan sejumlah gejala burnout yang dialami individu dalam menjalani pekerjannya (Maslach, Leiter, & Schaufeli, 2009). Kelelahan emosional membuat individu kehilangannya energi, merasa kesulitan, serta tidak mampu berhadapan dengan orang lain. Depersonalisasi menimbulkan sejumlah sikap negatif, kasar, menjaga jarak, menjauhi lingkungan sosial, dan tidak peduli pada lingkungan dimana mereka berada. Adapun penurunan prestasi terlihat dari berkurangnya kompetisi