OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Science Volume 1, No. 02, Februari 2022 ISSN 2828-2442 (media online) Hal 207-212 I Made Sugi Ardana | https://journal.mediapublikasi.id/index.php/oktal | Page 207 Evaluasi Kualitas Software Modul Klaim Asuransi Group Life System dengan Model McCall I Made Sugi Ardana 1* , Yan Mitha Djaksana 1 1 Fakultas Teknik, Teknik Informatika, Universitas Pamulang, Jl. Raya Puspiptek No. 46, Kel. Buaran, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan. Banten 15310, Indonesia Email: 1* sugiardana@gmail.com, 2 djaksana@gmail.com (* : coressponding author) Abstrak− Pada era digital sekarang ini software asuransi diperlukan untuk membantu proses operasional perusahaan asuransi. Terlebih lagi untuk perusahaan asuransi jiwa yang memiliki nasabah kumpulan yang jumlah nasabahnya relatif banyak, maka software modul klaim group life system menjadi keharusan. Software asuransi dapat membantu mempercepat proses operasional. Kualitas software menajdi hal yang sangat penting. Kualitas software didefinisikan dalam dua cara memenuhi syarat requirement dan memenuhi kebutuhan pengguna. Banyak model yang dapat digunakan untuk melakukan evaluasi kualitas software. Salah satunya adalah dengan menggunakan model McCall. Evaluasi kualitas software menggunakan model McCall dapat dilakukan dalam area operasi produk, area revisi produksi, dan area transisi produk. Berdasarkan hasil evaluasi pada penelitian ini kualitas software modul klaim group life system pada area operasi produk adalah baik dengan skor 6,98 pada area revisi produksi kualitas baik dengan skor 7,47 dan pada area transisi produk adalah baik dengan skor 7,78. Kata Kunci: evaluasi, software, kualitas, McCall Abstract− In today's digital era, insurance software is needed to help the operational process of insurance companies. Moreover, for life insurance companies that have a relatively large number of group customers, the claim module group life system software is a must. Insurance software can help support operational processes. Software quality is very important. Software quality is defined in two ways qualified requirements and user requirements. Many models can be used to evaluate software quality. One of them is to use the McCall model. Evaluation of software quality using the McCall model can be carried out in the product operation area, production revision area, and product transition area. Based on the evaluation results in this study, the quality of claim module group life system software in the product operation area is good with score 6,98 in the production revision area is good with score 7,47 in the product transition area is good with score 7,78. Keywords: evaluation, software, quality, McCall 1. PENDAHULUAN Di era digital sekarang ini software asuransi diperlukan untuk membantu proses operasional perusahaan asuransi. Software asuransi dapat membantu mempercepat proses operasional.Modul klaim merupakan salah satu modul yang terkait langsung dengan nasabah. Untuk memenuhi hal tersebut, maka kualitas software harus bagus. Menurut (Suman & Wadha, 2014) definisi pertama mengenai kualitas diberikan oleh Shewhart pada awal abad ke-20. Terdapat dua aspek umum dari kualitas yaitu pertama kesesuaian dengan spesifikasi. Kualitas produk dan jasa yang karakteristiknya dapat diukur memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan. Kedua, memenuhi kebutuhan pelanggan. Hal senada juga disampaikan (Siren et al., 2019) bahwa kualitas software didefinisikan dalam dua cara yaitu memenuhi syarat requirement dan memenuhi kebutuhan pengguna. Menurut (Kartiko, 2019) salah satu keuntungan dari software yang berkualitas adalah mengurangi biaya pemeliharaan dan meningkatkan produktivitas Pada (Schieferdecker, 2019) dijelaskan bahwa proses pembuatan software secara umum meliputi (1) pendefinisian dan pembatasan spesifikasi software, (2) pembuatan desain dan implementasi software (coding), (3) verifikasi dan validasi software, yaitu simulasi pengecekan model dan pengujian, dan (4) pengoperasioan, pemeliharaan dan perkembangan software. Menurut (Suman & Wadha, 2014) tahapan-tahapan pembuatan software tersebut akan mempengaruhi kualitas dari software yang akan dihasilkan. Banyak model yang dapat digunakan untuk melakukan evaluasi kualitas software, salah satunya adalah dengan menggunakan Model McCall. Model ini merupakan salah satu model lama yang terkenal dalam hal model kualitas software. Model ini mengidentifikasi 3 area pekerjaan software yaitu operasi produk, revisi produksi, dan transisi produk (Jamwal et al., 2009).