Seminar Keinsinyuran 2021 eISSN (Online) 2797-1775 III - 67 Evaluasi Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang Menggunakan Metode Statis Dan Dinamis Pada Pembangunan Jalan Tol Krian- Legundi-Bunder-Manyar Klotok Budi Hastono 1 , Annisa Kesy Garside 2 1,2 Program Profesi Insinyur, Universitas Muhammadiyah Malang, Jl. Raya Tlogomas 246 Malang Kontak Person: Klotok Budi Hastono Jl. Raya Tlogomas 246 Malang E-mail: budihastono@gmail.com Abstrak Pembangunan Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar sepanjang 38.3 Km yang menghubungkan Krian Kabupaten Sidoarjo sampai dengan Manyar Kabupaten Gresik. Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar ini memiliki 2 (dua) simpang susun yang berada pada Sta 9+700 (Interchange Kedamean) dan Sta 22+800 (Interchange Cerme). Jalan Tol Krian-Legundi- Bunder-Manyar memiliki beberapa tipe konstruksi yaitu at grade dan elevated, konstruksi elevated juga memiliki 2 tipe konstruksi yaitu konstruksi jembatan dan konstruksi pile slab. Salah satu jembatan yang berada pada Desa Putat Lor pada Sta 17+250 17+275 yang membentang diatas sungai yang terdiri dari 1 span girder dengan bentang 24.80 meter dengan menggunakan pondasi tiang pancang dengan diameter 60 cm.. Dari penelitian ini didapat daya dukung ijin kelompok tiang berdasarkan metode statis sebesar 2,824.124 ton pada kedalaman 36 meter sehingga dapat dinyatakan mampu memikul beban. Sedangkan untuk daya dukung ijin kelompok tiang berdasarkan metode dinamis yaitu 2,045.508 ton pada P1 dan 1,687.897 ton pada P2 dengan menggunakan formula Engineering News Record (ENR) (1888) sehingga berdasarkan formula ini dinyatakan pondasi tidak mampu memikul beban. 2,561.045 ton pada P1 dan 2,112.847 ton pada P2 dengan menggunakan formula modified ENR formula (1965), dari formula ini dapat dinyatakan daya dukung pondasi kelompok tiang pada P1 dinyatakan mampu memikul beban namun daya dukung pada P2 tidak mampu memikul beban. Serta menggunakan formula Janbu (1953) 4,347.065 ton pada P1 dan 3,414.448 ton dan dengan formula ini daya dukung ijin pondasi tiang kelompok dapat dinyatakan mampu memikul beban. Kata kunci: Kapasitas Daya Dukung, Pondasi Tiang Pancang, Dinamis, Statis 1. Pendahuluan Menurut Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol pengertian jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional yang penggunanya diwajibkan membayar. Berdasarkan Undang-undang No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan, dinyatakan bahwa wewenang penyelenggaraan jalan tol berada pada pemerintah yang meliputi pengaturan, pembinaan, pengusahaan, dan pengawasan. Tujuan dari pada pembangunan jalan tol yaitu untuk meningkatkan efisiensi pelayanan jasa distribusi sebagai salah satu penunjang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada suatu daerah. Pembangunan Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar mempunyai panjang 38.3 Km yang menghubungkan Krian Kabupaten Sidoarjo sampai dengan Manyar Kabupaten Gresik. Dengan adanya pembangunan Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar ini diharapkan meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan dan juga kepadatan di daerah tersebut berkurang, sehingga dapat melancarkan lalu lintas di daerah tersebut dan meningkatkan pelayanan distribusi barang dan jasa guna menunjang pertumbuhan ekonomi. Proyek Pembangunan Jalan Krian-Legundi-Bunder-Manyar ini adalah Proyek Strategis Nasional sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 58 Tahun 2017 tanggal 15 Juni 2017. Proyek Strategis Nasional adalah Proyek yang dilaksanakan Pemerintah atau badan usaha yang langsung diawasi oleh Presiden dan juga memiliki sifat strategis untuk peningkatan pertumbuhan dan pemerataan pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar ini memiliki 2 (dua) simpang susun yang berada pada Sta 9+700 (Interchange Kedamean) dan Sta 22+800 (Interchange Cerme). Jalan Tol Krian-Legundi- Bunder-Manyar memiliki beberapa tipe konstruksi yaitu at grade dan elevated, konstruksi elevated juga memiliki 2 tipe konstruksi yaitu konstruksi jembatan dan konstruksi pile slab. Salah satu jembatan yang berada pada Desa Putat Lor pada Sta 17+250 17+275 yang membentang diatas sungai yang terdiri dari