Jurnal CoreIT, Vol.6, No.2, Desember 2020 ISSN 2460-738X (Print) ISSN 2599-3321 (Online) 89 Penerapan Codeigniter Dalam Pengembangan Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan Di SMK 7 Bandar Lampung Heni Sulistiani 1 , Setiawansyah 2 , Very Hendra Saputra 3 1 Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Teknokrat Indonesia 2 Sistem Informasi Akuntansi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Teknokrat Indonesia 3 Pendidikan Matematika, Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan, Universitas Teknokrat Indonesia henisulistiani@teknokrat.ac.id 1 , setiawansyah@teknokrat.ac.id 2 , veryhendrasaputra@teknokrat.ac.id 3 Abstrak Teknologi informasi merupakan bagian dari sistem informasi yang mendukung sistem informasi dalam menghasilkan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu. Perkembangan teknologi informasi di Indonesia telah banyak mengalami kemajuan, didukung dengan teknologi komunikasi yang menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan merupakan alternatif yang tepat bagi suatu bidang pendidikan untuk menunjang kinerja dari penyelenggaraan pendidikan tersebut agar dapat berjalan dan bekerja dengan baik. Penggunaan teknologi berbasis online dan mobile mempunyai peranan yang cukup penting dalam proses pembelajaran dalam jaringan, termasuk di dalamnya adalah pencapaian tujuan pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19. Pembelajaran DARING pada SMK 7 Bandarlampung menggunakan aplikasi Google Classroom, pengumpulan tugas siswa harus mengirimkan jawaban melalui aplikasi pesan instan WhatApps, serta belum tersedianya tutorial video pengajaran yang dilakukan oleh guru. Pengembangan Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan menggunakan CodeIgniter membantu pihak sekolah dalam melakukan pengawasan pembelajaran karena dapat di monitoring secara langsung proses pembelajaran yaitu upload materi, video pengerjaan dan pembelajaran, upload tugas yang dilakukan oleh siswa dan guru, sehingga membantu pihak sekolah dalam pengawasan pembelajaran DARING. Hasil pengujian menggunakan kriteria Model TAM untuk penerimaan teknologi sebesar 85,41% dengan kriteria Sangat Baik untuk model penerimaan teknologi model TAM dalam aplikasi pembelajaran DARING. Kata Kunci CodeIgniter, E-Learning, Online, Teknologi Informasi, Web PENDAHULUAN Teknologi informasi merupakan teknologi yang mempunyai kemampuan untuk menangkap (capture), menyimpan (store), mengolah (process), mengambil kembali (retrieve) dan menyebarkan (transmit) informasi dan sebagai sarana dalam meningkatkan kinerja baik pemerintahan maupun perusahaan yang terkait dengan penggunaan teknologi informasi tersebut[1]. Teknologi informasi merupakan bagian dari sistem informasi yang mendukung sistem informasi dalam menghasilkan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu. Oleh karena itu pemanfaatan teknologi informasi dalam pemerintahan sangatlah dibutuhkan, teknologi informasi yang salah satu contohnya komputer dapat membantu mempercepat pekerjaan yang sedang dikerjakan, dengan menggunakan komputer akan lebih akurat dan konsisten dalam melakukan perhitungan[2]. Perkembangan teknologi informasi di Indonesia telah banyak mengalami kemajuan, didukung dengan teknologi komunikasi yang menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan merupakan alternatif yang tepat bagi suatu bidang pendidikan untuk menunjang kinerja dari penyelenggaraan pendidikan tersebut agar dapat berjalan dan bekerja dengan baik. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP/MTs atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara SMP/MTs. Pendidikan kejuruan adalah bagian dari sistem pendidikan yang mempersiapkan seseorang agar lebih mampu bekerja pada suatu kelompok pekerjaan atau satu bidang pekerjaan daripada bidang-bidang pekerjaan lainnya. Dengan pengertian bahwa setiap bidang studi adalah pendidikan kejuruan sepanjang bidang studi tersebut dipelajari lebih mendalam dan kedalaman tersebut dimaksudkan sebagai bekal memasuki dunia kerja. Permasalahan yang menjadi dasar suatu perubahan menggunakan teknologi informasi dalam melakukan inovasi adalah terkait proses belajar dan mengajar yang terjadi saat ini. Sistem pembelajaran yang dilakukan SMK 7 Bandarlampung pada masa pendemi Covid-19 adalah dengan menggunakan aplikasi Google Classroom, serta untuk melakukan pengumpulan tugas siswa harus mengirimkan jawaban melalui aplikasi pesan instan WhatApp. Sehingga siswa harus melakukan proses belajar