https://jurnal.unimor.ac.id/JTAST J.Trop.Anim.Sci.Technology, Januari 2023 1 KANDUNGAN NUTRISI DAUN FLAMBOYAN (Delonix regia) YANG DIOLAH DENGAN METODE PENGOLAHAN BERBEDA The nutrional content of flamboyan leaves processed with different processing methods Vivin E. Se’u 1 , Yelly M. Mulik 2* , Basry Yadi Tang 3 1,2 Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang 3 Jurusan Manajamen Pertanian Lahan Kering, Politeknik Pertanian Negeri Kupang Jl. Prof. Herman Yohanes Lasiana Kupang P.O.Box 1152 Kupang 85011 Telp (0380) 881600; Fax (0380) 881601 *Coresponding Author. E- mail: yellymulik88@gmail.com ABSTRAK Flamboyan (Delonix regia) merupakan tanaman yang tumbuh subur sepanjang tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan nutrisi daun flamboyan yang diolah dengan metode pengolahan yang berbeda. Penelitian bertempat di Laboratorium Nutrisi Pakan Ternak Politeknik Pertanian Negeri Kupang dari bulan Juni hingga Agustus 2022. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diuji adalah Fl: flamboyan dijemur di bawah naungan selama 5 hari, F2: flamboyan direndam dalam air selama 4 jam, F3: flamboyan direndam dalam larutan abu gosok selama 4 jam, F4: flamboyan diamoniasi selama 3 minggu, F5: flamboyan difermentasi selama 3 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang uji memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan bagan organik, protein kasar dan serat kasar tetapi tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap kandungan bahan kering dan lemak kasar. Dapat disimpulkan bahwa perlakuan perendaman air dapat meningkatkan kandungan bahan organik, perlakuan amoniasi meningkatkan kandungan protein kasar dan menurunkan kandungan serat kasar daun flamboyan. ABSTRACT Flamboyant (Delonix regia) is a plant that thrives all year round. This study aims to evaluate the nutritional content of flamboyant leaves processed with different processing methods. The study took in the Animal Feed Nutrition Laboratory of State Agricultural Polytechnic of Kupang from June to August 2022. The experimental design used was a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 5 replications. The treatments tested were F1: flamboyant was dried in the shade for 5 days, F2: flamboyant was soaked in water for 4 hours, F3: flamboyant was soaked in a solution of rubbing ash for 4 hours, F4: flamboyant was ammoniated for 3 weeks, F5: flamboyant was fermented for 3 weeks. The results showed that the treatment tested had a very significant effect (P<0.01) on the content of organic matter, crude protein and crude fiber but had no effect (P>0.05) on the content of dry matter and crude fat. It can be concluded that the water immersion can increase the E-ISSN:2685-452X Journal of Tropical Animal Science and Technology, Januari 2023:5 (1): 1-6 DOI: https://doi.org/ 10.32938/jtast.v5i1.3857 Kata kunci: Amoniasi, bahan organik, flamboyan, perendaman air, protein kasar