JURNAL TEKNIK ITS Vol. 1, (Sept, 2012) ISSN: 2301-9271 B-165 Abstrak — Upaya terakhir untuk menghitung bahaya yang berhubungan dengan potensi bahaya arc flash bergantung pada proteksi arus lebih untuk menghilangkan kondisi saat diberi gangguan. Efektivitas berbagai perangkat ditentukan oleh clearing time terkait dengan gangguan arus maksimum yang ada untuk setiap lokasi sistem. Industri komersial mulai melakukan prosedur pelabelan arc flash dan mulai mengenali pencegahan arc flash sebagai bagian dari program safety, perhitungan current method memungkinkan untuk menghitung incident energy (cal/cm²) terkait dengan gangguan maksimum tiga phasa. Kesalahan terbanyak adalah besaran arus kurang dari besaran arus tiga phasa maksimum. Dalam Tugas Akhir ini akan dibahas perhitungan energi dan durasi lama terjadinya arc flash pada sistem kelistrikan pada electrical room. Kata Kunci — arc flash ,koordinasi, gangguan, rele pengaman . I. PENDAHULUAN UATU sistem proteksi di industri harus mampu bekerja sesuai dengan tujuan dan persyaratan serta fungsinya yang ditentukan terhadap jenis gangguan yang terjadi. Karena apabila tidak mampu akan mengakibatkan kerugian yang besar, dilihat dari segi kerusakan yang lebih luas terhadap peralatan instalasi itu sendiri maupun tidak lancarnya penyaluran tenaga listrik. Untuk menyempurnakan koordinasi proteksi diperlukan setting proteksi dengan memperhitungkan bahaya busur api (arc flash). Studi short circuit dan studi koordinasi diperlukan dalam analisis arc flash. Hasil perhitungan arc flash di dapat dari perhitungan nilai fault arching current yang didapat melalui studi short circuit, clearing times dan studi koordinasi peralatan proteksi arus lebih. Tujuan dari analisis ini untuk menentukan insiden energi yang berpotensi hadir selama peristiwa arc flash serta lama waktu dari terjadinya energy arc flash. Simulasi dilakukan dengan bantuan software. Dari hasil analisa di atas diharapkan syarat dari kategori besarnya energi arc flash dapat terpenuhi pada sistem kelistrikan industri, dengan demikian dicapai setting dan besarnya energi yang memenuhi standart NFPA 70 E, yang dapat menghindarkan pekerja terkena dampak bahaya serta peralatan-peralatan kelistrikan pada industri tersebut terhindar dari kerusakan dan kebakaran. II. DASAR TEORI A. Hubung Singkat Hubung singkat merupakan gangguan yang paling sering terjadi dalam sistem tenaga listrik. Gangguan hubung singkat dapat disebabkan oleh adanya sambaran petir, kegagalan isolasi atapun gangguan akibat ranting pohon dan binatang. Gangguan hubung singkat menyebabkan timbulnya aliran arus dengan nilai yang besar menuju ke titik gangguan. Akibatnnya tegangan di sekitar gangguan dapat menurun secara signifikan. Aliran arus yang besar tersebut merupakan jumlah dari arus kontribusi yang berasal dari generator serta motor induksi. Gangguan hubung singkat dapat terjadi dua fasa, tiga fasa, satu fasa ke tanah, dua fasa ke tanah, atau 3 fasa ke tanah. Gangguan hubung singkat ini sendiri dapat digolongkan menjadi dua kelompok yaitu :gangguan hubung singkat simetri dan gangguan hubung singkat tak simetri (asimetri). Yang termasuk dalam rangkaian hubung singkat simetri yaitu gangguan hubung singkat tiga fasa , sedangkan gangguan yang lainnya merupakan gangguan hubung singkat tak simetri (asimetri). Gangguan ini akan mengakibatkan arus lebih pada fasa yang terganggu dan juga akan dapat mengakibatkan kenaikan tegangan pada fasa yang tidak terganggu. Hampir semua gangguan yang terjadi pada sistem tenaga listrik adalah gangguan tidak simetri. Gangguan tidak simetri ini terjadi sebagai akibat gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah, gangguan hubung singkat dua fasa, atau gangguan hubung singkat dua fasa ke tanah. B. Perhitungan Arus Hubung Singkat [1] Perhitungan praktis untuk menghitung besar arus hubung singkat dalam sistem distribusi tegangan menengah dapat dilakukan sebagai berikut : • Gangguan hubung singkat tiga phasa 1 Z N V 3 = ϕ Ihs • Gangguan hubung singkat phasa – phasa 2 1 2 3 Z Z V Ihs N + = ϕ Analisis dan Reduksi Bahaya Arc Flash pada Sistem Kelistrikan Firman Aji Prasongko, Margo Pujiantara dan Ontoseno Penangsang Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 E-mail: ontosenop@ee.its.ac.id S brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS...