TEACHERS’ VOICES ON THE 2013 CURRICULUM FOR ENGLISH INSTRUCTIONAL ACTIVITIES Maulidia Rachmawati Nur Ibn Khaldun University, Bogor, West Java maulidia.rnur@gmail.com Ahmad Madkur STAIN Jurai Siwo Metro, Lampung madzkur_ahmad@yahoo.com ABSTRACT Curriculum is undoubtedly an inseparable part of education. In Indonesia, education curriculum has already undergone several changes. Among others, the newly introduced and implemented one is called Curriculum 2013 (K-13). Involving a “scientific approach”, this curriculum is expected to answer both the needs and the challenges to improve the quality of education in Indonesia. Nevertheless, the implementation of this curriculum gives birth to some pros and cons. The present paper is aimed at providing a picture of challenges, opportunities and teachers’ perception on the use of this curriculum in English teaching. The data were collected through in-depth interview to six English teachers in six pilot schools in Bogor and Lampung. The analysis shows that most teachers accepted the curriculum. However, according to them, the curriculum should be evaluated and further developed. Key Words: 2013 curriculum, English teaching, teachers’ perceptions ABSTRAK Kurikulum merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan. Di Indonesia, kurikulum pendidikan telah mengalami beberapa perubahan, yang terbaru adalah Kurikulum 2013 (K-13). Menggunakan konsep pendekatan ilmiah, kurikulum ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan dan tantangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Akan tetapi, pelaksanaan kurikulum ini menimbulkan banyak pro dan kontra. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran singkat mengenai tantangan, peluang dan persepsi guru terhadap penggunaan kurikulum ini dalam pengajaran bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada 6 guru bahasa Inggris di 6 sekolah percontohan (pilot school). Hasil analisa menunjukkan bahwa hampir semua guru bisa menerima diberlakukannya kurikulum ini. Meski demikian, menurut mereka, kurikulum 2013 ini perlu dievaluasi dan dikembangkan lebih lanjut. Kata Kunci: Kurikulum 2013, pengajaran bahasa Inggris, persepsi guru