108 PEMBERDAYAAN WANITA PEDAGANG SEKTOR INFORMAL DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA Salamatun Asakdiyah Universitas Ahmad Dahlan salamatun_2009@yahoo.com ABSTRACT This study aims to determine the level of income of women traders on the domestic kiosk and analyzes the factors that inuence the level of income of women traders at the kiosk households in Umbulharjo Gondomanan District and sub-district of Yogyakarta. These factors include venture capital, working hours, and the amount of labor. The test results are individually regression coefソcient indicates that the variable amount of venture capital and the amount of labor a signiソcant effect on income levels. While the variable working hours no signiソcant effect on the level of income. Keywords: informal women traders, household income, venture capital, ofソce hours, workforce Dalam masyarakat yang berada pada ekonomi subsistem atau golongan berpendapatan rendah partisipasi wanita dalam lapangan kerja dilakukan guna mempertahankan eko- nomi rumah tangga. Para wanita tersebut mengalokasikan segala daya yang dimiliki seperti waktu, ketrampilan dan sumber dana guna mempertahankan kelangsungan hidup dengan menjadi pencari nafkah kedua (secondary breadwinner). Bahkan pada situasi dimana penghasilan suami tidak menentu, tidak mencukupi, atau tidak mempunyai penghasilan maka wanita menjadi penopang utama ekonomi keluarga (Indraswari dan Thamrin, 1994). Di daerah perkotaan strategi kelang- su-ngan hidup yang dilakukan oleh angkatan ker- ja wanita antara lain melalui aktivitas ekonomi di sektor informal. Berbagai macam aktivitas ekono- mi informal dikerjakan oleh wanita dengan tetap mempertimbangkan alokasi waktu bagi keluarga dan pekerjaan rutin rumah tangga. Temuan dari berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa ke- giatan usaha di sektor informal, khususnya sektor perdagangan, memang dapat diharapkan untuk menunjang ekonomi rumah tangga (Jafar, 1994; Widaningroem; Sunaryo, dan Djasmani, 1992; Subarsono, 1998; Soetrisno, 1999). Dengan demikian, upaya untuk mening- katkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan wanita pedagang sektor informal guna meningkatkan pendapatan rumah tangga menjadi menarik dan penting untuk dilakukan. Selain itu, pemberdayaan wanita pedagang sektor informal mempunyai peran penting untuk mengurangi ketimpangan distribusi pendapatan dan memberikan konstribusi besar dalam menanggulangi dalam masalah pengangguran (Gilbert dan Gugler, 1996). Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan pada latar belakang penelitian, maka masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: (1) Apa motivasi yang mendorong partisipasi kerja wanita pada usaha warung rumah tangga? (2) Berapa besar pendapatan wanita pedagang pada usaha warung rumah tangga?; (3) Berapa persen kontribusi pendapatan wanita