65 Pemetaan Suhu Permukaan Tanah Daerah Kawah Wurung, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur Dalam Penentuan Manifestasi Panas Bumi Pemetaan Suhu Permukaan Tanah Daerah Kawah Wurung, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur Dalam Penentuan Manifestasi Panas Bumi Endah Juniarti 1)* , Sukir Maryanto 2) , Adi Susilo 2) 1) Program Studi Magister Ilmu Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas MIPA, Universitas Brawijaya 2) Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya Diterima 23 Januari 2017, direvisi 30 April 2017 ABSTRAK Telah dilakukan penelitian menggunakan metode penginderaan jauh pada daerah Kawah Wurung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran suhu permukaan tanah dan mengidentifikasi titik-titik manifestasi potensi panas bumi. Suhu permukaan tanah diperoleh menggunakan metode emisivitas dengan memperhitungkan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Data penginderaan jauh yang digunakan pada penelitian adalah data sekunder dari Landsat 8. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki sebaran suhu permukaan tanah berkisar antara 10°C sampai 50°C Hasil interpretasi menunjukkan adanya anomali pada daerah penelitian dengan suhu sekitar 31°C sampai 50°C Daerah anomali diduga berpotensi sebagai area panas bumi. Daerah tersebut menyebar dari Timur Laut ke Barat Daya. Daerah anomali diduga berasosiasi dengan daerah gunungapi yaitu pada Barat Kawah Wurung berasosiasi dengan Gunung Genteng, Utara Kawah Wurung berasosiasi dengan Gunung Gending Waluh. Selain itu, terdapat pula anomali di Timur Kawah Wurung tepatnya disekitar kolovium dari Gunung Kukusan. Kata kunci: suhu permukaan tanah, penginderaan jauh, panas bumi ABSTRACT A research using remote sensing have been done on Kawah Wurung-Ijen. This research was conducted to analyze the distribution of land surface temperature and to identify the geothermal manifestations. The land surface temperature was obtained by using emissivity method of calculating the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Remote sensing data was used more secund data from Landsat 8. The result shows that the research area has the land surface temperature distribution in ranges 10°C to 50°C. The interpretation shows any anomalous area in ranges 31°C to 50°C that indicated as geothermal potential area. The anomalous are associated with volcanic areas. In the West is associated with Mt. Genteng, in the North is associated with Mt. Gending Waluh. In addition, there is also an anomaly in the East precisely around kolovium of Mt. Kukusan. Keywords: land surface temperature, remote sensing, geothermal PENDAHULUAN Kawah Wurung terletak di Selatan Kompleks Kaldera Ijen (KKI), Jawa Timur. KKI merupakan kompleks gunungapi yang pada awalnya merupakan suatu gunungapi tunggal bernama Gunung Kendeng. Namun, akibat peristiwa letusan yang sangat besar mengakibatkan bagian puncaknya hilang dan terbentuklah kaldera [1]. Dinding kaldera yang tersisa hanya pada bagian Utara sedangkan dinding kaldera bagian Selatan sebagian besar telah ditutupi oleh endapan vulkanik hasil erupsi dari gunungapi yang aktif pasca kaldera. Batuan pada KKI didominasi oleh batuan gunungapi Ijen Tua di bagian Utara dan batuan gunungapi Ijen Muda di bagian dalam kaldera. Batuan gunungapi Ijen Tua terdiri dari breksi, tuf dan lava basalt. Batuan gunungapi Ijen Muda terdiri dari tuf, breksi lava dan belerang NATURAL B, Vol. 4, No. 1, April 2017 --------------------- *Corresponding author: E-mail: endah737@gmail.com