PENGEPAKAN PALLET DALAM KONTAINER DENGAN FORKLIF MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA Ira Prasetyaningrum Jurusan Teknik Informatika Politeknik Elektronika Negeri Surabaya-ITS Email : ira@eepis-its.edu ABSTRAK Pengepakan barang adalah salah satu aktifitas penting dalam industri distribusi. Barang-barang yang akan dikirim tersebut dapat dikemas dalam pallet-pallet untuk mempermudah pengepakan. Pallet-pallet tersebut kemudian akan disusun dalam kontainer. Pallet dan kontainer pada skripsi ini berbentuk rectangular box (berbentuk balok atau kubus). Optimasi pengepakan pallet dalam kontainer diharapkan menghasilkan suatu solusi konfigurasi pengepakan yang memperhatikan kapasitas berat yang dapat diangkut oleh alat pengangkut (forklif), mempertimbangkan kestabilan pallet dan menjaga agar tidak ada konfigurasi pallet yang melayang sehingga diperoleh sisa ruang yang optimum. Pada skripsi ini permasalahan pengepakan pallet dalam kontainer akan diselesaikan dengan algoritma genetika. Pencarian solusi dimulai dengan proses inisialisasi yang menghasilkan populasi awal, kemudian populasi tersebut akan dikenai operasi tukar silang dan mutasi yang nantinya menghasilkan populasi baru. Kemudian dipilih kromosom terbaik sebagai solusi optimal. Dalam hal ini untuk mengetahui posisi pallet dalam kontainer maka digunakan koordinat posisi. Hasil uji coba perangkat lunak menunjukkan bahwa algoritma genetika dapat dijadikan metode alternatif untuk menyelesaikan Optimasi Pengepakan Pallet Dalam Kontainer. Kata Kunci: pallet, kontainer, forklif, algoritma genetika. 1.PENDAHULUHAN Seiring dengan perkembangan perekonomian di Indonesia yang semakin pesat, perkembangan industri distribusi semakin meningkat. Dengan peningkatan ini diharapkan industri distribusi dapat meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan jasa pengiriman barang. Untuk menghemat biaya pengiriman barang mereka berusaha mengoptimalkan armada pengiriman dengan memaksimalkan daya angkut. Oleh karena itu suatu industri diharapkan dapat mengoptimalkan pengepakan barang dalam alat transportasi pengangkut barang sehingga barang yang diangkut dapat maksimal,dan dapat meminimumkan jumlah kendaraan alat pengangkut. Barang-barang yang akan dikirim tersebut akan dikemas dalam pallet-pallet dan alat transportasi yang digunakan untuk mengangkut pallet-pallet tersebut adalah kontainer. Pallet dan kontainer berbentuk rectangular box (balok atau kubus). Agar pengepakan pallet dengan berbagai ukuran dalam kontainer optimal maka perlu dilakukan optimasi. Optimasi tersebut diharapkan menghasilkan suatu solusi konfigurasi pengepakan yang mempertimbangkan kestabilan pallet, menjaga agar tidak ada konfigurasi pallet yang melayang dan saling tumpang tindih (over lapping). Masalah pengepakan merupakan masalah yang rumit sehingga sampai saat ini masih terus dipelajari secara intensif dan terus dikembangkan. Berbagai pendekatan dan algoritma ditawarkan untuk mendapatkan solusi yang optimal. Untuk mendapatkan solusi yang optimal tentunya perlu algoritma yang dapat memberikan ruang solusi yang besar, dan dalam perkembangannya banyak masalah optimasi yang dapat dicari penyelesaiannya dengan algoritma genetika . Permasalahan yang hendak dibahas dalam penelitian ini ini adalah mendesain pengepakan pallet dalam kontainer menggunakan algoritma genetika sehingga dapat ditentukan banyaknya kontainer yang dibutuhkan dengan sisa ruang yang minimum. Tujuan dari penelitian ini ini adalah menyelesaikan optimasi pengepakan pallet dalam kontainer dengan menggunakan algoritma genetika, sehingga diperoleh sisa ruang yang minimum. Manfaat dari penelitian ini ini adalah memberikan alternatif metode dalam menyelesaikan masalah optimasi pengepakan pallet dalam kontainer. Batasan-batasan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Pallet dan kontainer keduanya berbentuk rectangular box (balok atau kubus). 2. Setiap kontainer hanya boleh mengangkut untuk satu order dengan ukuran kontainer yang sama, artinya semua pallet yang dikirim tidak disusun berdasarkan jarak pengiriman dan jenis kontainer yang akan mengangkut satu tiap order. 3. Tidak menghitung biaya pengiriman. 1