Jurnal Komunikasi dan Budaya Volume 04, Nomor 01, Juni 2023 http://journal.unbara.ac.id/index.php/JKB ISSN: 2723-0929 Lutfi Ayu Paramitha 77 KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA (Studi Pada Budaya Menunduk Masyarakat Jepang dengan Jawa di Indonesia) INTERCULTURAL COMMUNICATION (Studies on the Culture of Subduing Japanese Society with Javanese in Indonesia) Lutfi Ayu Paramitha 1 , Akhmad Rifa’i 2 1,2 IUIN Sunan Kalijaga Jl. Laksda Adisucipto, Yogyakarta, Indonesia 1 22202011014@student.uin-suka.ac.id, 2 akhmad.rifai@uin-suka.ac.id Diterima tgl. Mei 2023 Direvisi tgl. Mei 2023 Disetujui tgl. Juni 2023 ABSTRACT Every country has a culture both material and non-material, has its own characteristics and uniqueness. Sometimes cross-country cultures have similarities, one of which is the culture of bowing in Japan called ojigi, with in Javanese, Indonesia. This equation is seen physically as well as literally from its function. This can be studied in intercultural communication using a cultural dialogue approach. This approach emphasizes not only intercultural but international ones. This study aims to see how culture subdues between these two countries. The type of research used is qualitative with a literature study research methodology. The results of this study are Japanese and Javanese cultures, Indonesia has similarities in non-material culture but has different terms. This bowing culture is good to use in everyday life because it has a high philosophical value. Keywords: Intercultural communication,Ojigi and Culture subdued Java. ABSTRAK Setiap negara memiliki kebudayaan secara material maupun non material, memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing. Terkadang kebudayaan lintas negara memiliki persamaan, salah satunya budaya menunduk di Jepang yang disebut ojigi, dengan di suku Jawa, Indonesia. Persamaan ini dalam dilihat secara fisik maupun harfiah dari fungsinya. Hal ini dapat dikaji dalam komunikasi antar budaya dengan menggunakan pendekatan dialog kultural. Pendekatan ini menekankan tidak hanya mengenai antar budaya akan tetapi antarbangsa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana budaya menunduk antara dua negara ini. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metodologi penelitian studi literatur. Hasil dari penelitian ini kebudayaan Jepang dan Jawa, Indonesia memiliki kesamaan dalam kebudayaan non material akan tetapi memiliki istilah yang berbeda. Budaya menunduk ini baik digunakan dikehidupan sehari-hari karena memiliki nilai filosofis yang tinggi. Kata Kunci: Komunikasi antar budaya, Ojigi dan Budaya menunduk Jawa. 1. PENDAHULUAN Setiap negara memiliki kebudayaan yang berbeda sesuai dengan nilai filosofis negara masing- masing, akan tetapi tidak dapat dipungkiri budaya antar negara juga memiliki kesamaan secara materil maupun non materil (Godwin-Jones, 2019). Hal ini terjadi diberbagai antar negara seperti Indonesia dengan Jepang yang memiliki budaya secara materil yaitu menunduk(Rivers, 2011). Budaya menunduk ini dapat dikaji dalam kajian komunikasi antar budaya sehingga dapat melihat persamaan dan perbedaan sebuah budaya yang antar negara. Dalam penelitian ini membahas mengenai komunikasi antar budaya dalam budaya menunduk di Jepang dan Jawa, Indonesia. Budaya adalah istilah yang dapat merujuk pada budaya atau cara hidup (Stadler, 2011). Budaya mengacu pada kepercayaan, nilai, adat istiadat, perilaku, dan artefak bersama yang menjadi ciri kelompok atau masyarakat (Shadiev et al., 2019). Ini termasuk cara orang hidup, bahasa yang mereka