WARTA PENGABDIAN ANDALAS - VOL. 29 NO. 3 (2022), 142-147 Terbit online pada laman web jurnal : http://wartaandalas.lppm.unand.ac.id/ Warta Pengabdian Andalas Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan Ipteks ISSN (Print) 0854-655X ǀ ISSN (Online) 2797-1600 Peningkatan Produktivitas Ikan Lele dengan Teknik Bioflok pada Pokdatan Tikalak Wangi Pasia Laweh Kec. Palupuh Kab. Agam Ifmalinda 1 *, Silvia Rosa 2 , Ashadi Hasan 1 , dan Erigas Ekaputra 1 1 Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis, Padang, 25163. Indonesia 2 Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis, Padang, 25163. Indonesia *Corresponding author. E-mail address: ifmalinda@ae.unand.ac.id Keywords: biofloc, catfish, fish farming, technology transfer, Tikalak Wangi ABSTRACT A community of Tikalak Wangi is a form of farmer group business carried out by the Nagari Pasia Laweh in order to increase productivity in the fisheries sector. Fish farming is part of any sector that has the potential to support the needs of the local community. The main problems currently exist for partners are a lack of facilities for cultivation, such as the use of bamboo as support for tarpaulin ponds, low quality of tarpaulin types, unstructured pond water circulation, and water pumps that are not optimal in regulating water. Furthermore, the quality of fish feed alternatives is still not maximized, and the business profits are not optimal due to no post-harvest processing. It was not easy to get a return on investment. Therefore, there needs to be a transfer of technology using the biofloc system to catfish farmers. This activity aimed to develop an alternative fish farming technology and apply fisheries skills for the community. This program resulted in the socialization and construction of catfish ponds with biofloc technology at the Tikalak Wangi Nagari Pasia Laweh Community Center, Palupuh District, Agam Regency. Kata Kunci: alih teknologi bioflok, lele, perikanan, Tikalak Wangi ABSTRAK Kelompok tani budidaya ikan lele Tikalak Wangi Nagari Pasia Laweh Kab. Agam merupakan suatu bentuk usaha kelompok tani yang dilaksanakan oleh masyarakat nagari dalam rangka meningkatkan produktifitas di bidang perikanan. Sektor perikanan merupakan bagian dari sekian banyak sektor yang berpotensi untuk menunjang kebutuhan masyarakat setempat. Permasalahan utama yang ada pada mitra saat ini adalah kolam ikan yang belum cukup memadai seperti pengunaan bambu sebagai penopang kolam terpal, kualitas jenis terpal yang rendah, sirkulasi air kolam yang belum terstruktur, serta pompa air yang belum maksimal dalam mengatur air. Permasalahan lain yang juga ditemui adalah alternatif pakan ikan yang masih belum maksimal dan lemahnya kemampuan pemasaran dan pengolahan pasca panen, berdampak pada hasil panen yang harus dijual dalam bentuk ikan segar dengan nilai jual rendah, sehingga keuntungan usaha tidak optimal dan sulit balik modal. Oleh karena itu perlu ada alih teknologi penggunaan sistem bioflok kepada peternak lele. Kegiatan ini bertujuan untuk pengembangan skill dan pengaplikasian ilmu perikanan. Hasil dari program ini adalah sudah terlaksana sosialisasi dan pembuatan kolam lele dengan sistem bioflok pada Pokdatan Tikalak Wangi Nagari Pasia Laweh Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam.