Kebijakan Bupati Terhadap Pengelolaan Tambang Material Desa Balong.... Sulesana Volume 14 Nomor 1 Tahun 2020 KEBIJAKAN BUPATI TERHADAP PENGELOLAAN TAMBANG MATERIAL DESA BALONG KECAMATAN UJUNG LOE KABUPATEN BULUKUMBA” (Studi Terhadap Perda Nomor 7 Tahun 2016) Wira Rahayu Ningsih, S.Sos Dr. Anggriani Alamsyah, S.IP.,M.Si Fajar, S.Sos., M.Si Ilmu Politik UIN Aluddin Makassar E-mail: anggriani.alamsyah@uin-alauddin.ac.id Abstract Pemeritah, masyarakat, pengusaha adalah entitas yang saling berhubungan, ketiganya secara ideal bekerja sama untuk menghasilkan kebijakan public, yang memberikan manfaat bagi masing-masing pihak. Namun pada kenyataannya tidak selalu demikian, untuk kasus penyelenggaraan penambangan pasir di Kabupaten Bulukumba, ada hal yang tidak berjalan dengan maksimal. Munculnya penambang illegal mengisyaratkan kurangnya pengawasan pemerintah, dan lemahnya posisi tawar masyarakat dalam mempertahankan lingkungannya. Pemerintah Kabupaten Bulukumba sudah melakukan berbagai usaha baik sosialisasi, pencegahan dan penindakan namun tidak membawa perubahan yang berarti. Pemerintah Kabupaten Bulukumba hendaknya mampu menjadi regulator yang mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, sesuai amanat UUD 1945 terutaman pasal 33. Kata Kunci: Kebijakan public, Masyarakat, Pemerintah, Penambangan, Regulator A. Pendahuluan Negara Indonesia merupakan salah satu Negara yang termasuk memiliki bahan galian pertambangan. Ketentuan tersebut dijelaksan pada Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 yang menjelaskan bahwa: “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat”. Kata “dikuasai” mengandung makna bahwa Negara memberikan kebebasakan untuk mengatur, mengurus dan mengawasi pengelolaan atau perusahaan dari setiap bahan galian tambang yang diberikan seluas-luasnya untuk kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. 1 1 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar