Jurnal Karinov Vol. 4 No. 1 (2021) : Januari Page | 64 Konsep Design Thinking Melalui Ecoprint Sebagai Upaya Meningkatkan Ketrampilan dan Kemandirian Santri Raisa Fitri 1* , Sudarmiatin 1 , Della Ayu Zonna Lia 1 , Aniek Murniati 2 1 Universitas Negeri Malang; Jl. Semarang No. 5, Kota Malang, 4 Institut Teknologi dan Bisnis Asia, Jalan Rembuksari No. 1A, Kota Malang Corresponding author: raisa.fitri.fe@um.ac.id Abstrak Suatu bentuk program kemandirian pada pondok pesantren adalah terbentuknya komunitas remaja mandiri dan kreatif yang beranggotakan santri Pondok Pesantren Al Muflikhun. Untuk mencapai tujuan yang selaras dengan tujuan pemerintah terhadap pondok pesantren maka model pembelajaran “Desigin Thinking” harus dilakukan untuk menggali ide kreatif dari para santri. Santri pondok yang telah mengikuti pelatihan design thinking akan termotivasi untuk menjadi santri yang kreatif. Dimana salah satu idenya akan dituangkan dalam sebuah kreasi produk yaitu ecoprint. Ecoprint adalah sebuah teknik untuk mencetak dan mewarnai sesuatu dengan bahan bahan alami berbasis tumbuhan, yang akan dituangkan dalam kain. Dengan ecoprint santri diajak untuk menjaga dan mencintai lingkungan dengan menghindari bahan-bahan yang mengandung kimia. Ada beberapa kendala kurangnya pengetahuan tentang ecoprint, sebagian besar ustadz atau guru pondok pesantren dan para santri belum memahami bagaimana mengembangkan kemandirian santri dibidang usaha kreasi ecoprint dan keinginan pondok pesantren untuk memiliki keunggulan kemandirian dengan kreasi ecoprint masih minim. Metode yang digunakan yaitu koordinasi dan sinkronisasi, memberikan pelatihan dan pendampingan, evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini santri memiliki keterampilan dan kemandirian dalam membuat produk ecoprint. Santri memiliki pengetahuan tentang design thinking bagaimana memulai bisnis dan melihat peluang yang ada. Kata Kunci: design thinking, pelatihan, ecoprint, Pondok Pesantren Al -Muflikhun Abstract A form of self-reliance program at pesantren is the formation of independent and creative youth communities consisting of students from the pesantren Al Muflikhun. To achieve goals that are in line with the government's goals for the Pesantren, the learning model "Desigin Thinking" must be carried out to explore creative ideas from the students. Santri who have attended design thinking training will be motivated to become creative students. Where one of the ideas will be outlined in a product creation, namely ecoprint. Ecoprint is a technique for printing and coloring something with natural, plant-based materials, which will be poured into the fabric. With ecoprint, students are invited to protect and love the environment by avoiding chemicals that contain chemicals. There are several obstacles to the lack of knowledge about ecoprint, most of the Islamic school teachers or Islamic boarding school teachers and students do not understand how to develop the independence of students in the field of ecoprint creation business and the desire of the pesantren to have the advantage of independence with ecoprint creations is still minimal. The methods used are coordination and synchronization, providing training and mentoring, evaluation of activities. The results of this community service activity students have the skills and independence in making ecoprint products. Santri have the knowledge about design thinking how to start a business and see the opportunities that exist. Keywords: Training, Ecoprint, Design Thinking, Pesantren Al-Muflikhun 1. PENDAHULUAN ondok pesantren atau ponpes merupakan lembaga pendidikan informal yang bisa dibilang paling lama usianya di Kota Malang (Lestari, Sudikno, Ernawati, & Arsitektur, 2014). Pondok Pesantren Al Muflikhun merupakan salah satu pondok pesantren di Kota Malang. Pondok Pesantren Pondok Al Muflikhun memiliki ratusan santri dari beberapa daerah yang ada di Indonesia. P