Jurnal S. Pertanian 1 (1) : 1- 12 (2017) ISSN : 2088-0111 1 STRATEGI PEMASARAN USAHA KERUPUK LIPAT PADA UD. SINAR JAYA BARU DI GAMPONG PADANG KASAB KECAMATAN PEULIMBANG KABUPATEN BIREUEN Dian Safitriˡ, T.M.Nur 2 1 Mahasiswa Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Almuslim 2,3 Dosen Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Email: agribisnis_unimus@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada usaha kerupuk lipat UD.Sinar Jaya Baru di Gampong Padang Kasab Kecamatan Peulimbang Kabupaten Bireuen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada pemasaran kerupuk lipat pada UD.Sinar Jaya Baru di Gampong Padang Kasab Kecamatan Peulimbang Kabupaten Bireuen dan untuk mengetahui strategi pemasaran kerupuk lipat pada UD.Sinar Jaya Baru di Gampong Padang Kasab Kecamatan Peulimbang Kabupaten Bireuen. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis faktor internal dapat diidentifikasi bahwa kekuatan utamanya adalah ketersediaan bahan baku, sedangkan kelemahannya adalah promosi. Berdasarkan hasil analisis faktor eksternal, dapat diidentifikasi peluang utamanya adalah luasnya potensi pasar dan ancamannya adalah munculnya produk sejenis dan kondisi cuaca. Berdasarkan hasil analisis SWOT, pemasaran kerupuk lipat akan tepat apabila melakukan strategi Growth oriented, yaitu merupakan strategi pertumbuhan yang berorntasi untuk mendapatkan menguntungkan. Usaha tersebut memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Kerupuk Lipat, SWOT. PENDAHULUAN Latar Belakang Strategi pembangunan pertanian yang berdasarkan konsep agroindustri merupakan upaya yang sangat penting untuk menciptakan lapangan kerja dalam rangka mengurangi pengangguran, meningkatkan pendapatan, motor penggerak pembangunan serta menciptakan nilai tambah (Soekartawi, 2006). Pemasaran produk adalah satu komponen pasca produksi yang perlu mendapatkan perhatian lebih karena pemasaran merupakan salah satu kunci dalam pengembangan usaha. Pemasaran juga merupakan parameter untuk menilai berhasil tidaknya suatu usaha. Karena proses akhir dari penjualan dengan harapan mendapatkan keuntungan. Mengingat pemasaran merupakan faktor penting dalam dunia usaha, maka pemilik usaha harus memahami benar tentang masalah pemasaran maupun strategi pemasaran yang digunakan. Salah satu industri yang banyak dikembangkan adalah industri makanan. Jumlah agroindustri makanan yang ada di Kabupaten Bireuen pada tahun 2010 terhitung 2.902 unit usaha, tahun 2011 sedikit meningkat menjadi 3.065 unit, tahun 2012 bertambah menjadi 3.143 unit, data terakhir pada tahun 2013 sudah terdaftar sebanyak 3.195 unit. Data ini meunjukkan bahwa setiap tahunnya industri makanan di Kabupaten Bireuen terus bertambah. Industri makanan yang banyak dikembangkan di Bireuen salah satunya adalah industri kerupuk. Industri kerupuk yang ada di Kabupaten Bireuen dari tahun 2015 sampai 2016 saat ini tercatat ada 33 industri yang tersebar diberbagai daerah. (Disperindag Kabupaten Bireuen, 2015).