p-ISSN: 2598-1218 Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021 e-ISSN: 2598-1226 DOI : 10.31604/jpm.v4i2.696-706 MARTABE : Jurnal Pengabdian Masyarakat│696 PELATIHAN BAHASA INGGRIS BAGI PEDAYUNG PERAHU JOLLORO DI OBJEK WISATA RAMMANG-RAMMANG MAROS Saiful 1 , A.Amran Asriadi 2 , Erwin Akib 3 , Rina Asrini Bakri 4 1)English Education Department, University Muhammadiyah Makassar 2)Agribisnis Department, University Muhammadiyah Makassar 3) English Education Department, University Muhammadiyah Makassar 4) English Education Department, STKIP YPUP Makassar saiful@unismuh.ac.id Abstract The city of Maros as the third largest karst tourism destination in the world and located in eastern Indonesia is flooded with foreign tourists, so the Jolloro Boat Rowers (Traditional South Sulawesi boats) as boat transportation service providers around the Rammang-Rammang tourist destination have jobs promising. However, the problem faced in the form of human competence determines the service quality of the Rammang-Rammang tourist destination. foreign tourists do not use the services of a guide (guide) so it is expected for the rowers to be proficient in English. In addition to the existing challenges, Based on the problems that exist in this field, an initiative was born in the form of an English training program for Jolloro Boat Pedayers. The output of this activity is the development of practical English skills and motivation to always learn through the booklet for Rammang-Rammang Boatman which is produced by combining interpersonal interaction methods and role playing approaches. Keywords: Booklet, English Training, Interpersonal Interaction, Jolloro Boat Paddler. Abstrak Kota Maros sebagai penyandang destinasi wisata karst terbesar ketiga di dunia dan berada di kawasan timur Indonesia dibanjiri oleh para wisman, sehingga para Pedayung Perahu Jolloro (perahu tradisional Sul-Sel) sebagai pelayan jasa transportasi perahu yang berada di sekitar destinasi wisata Rammang- Rammang memiliki pekerjaan yang menjanjikan. Namun masalah yang di hadapi berupa kompetensi manusianya menentukan kualitas layanan destinasi wisata Rammang-Rammang Hal itu tentu menjadi tantangan khususnya pada sektor pelayanan publik pada aspek komunikasi bahasa Inggris sebagai penyambung komunikasi antara Pedayung Perahu Jolloro dengan para wisman selama berada di lokasi wisata karena notabenenya sebagian besar wisman tidak menggunakan jasa pemandu (guide) sehingga diharapkan bagi para pedayung untuk mahir berbahasa inggris. Di samping tantangan yang ada, Berdasarkan persoalan yang berada di lapangan ini, lahirlah inisiatif berupa program pelatihan bahasa Inggris bagi Pedayung Perahu Jolloro. Luaran kegiatan ini adalah terbangunnya keterampilan berbahasa Inggris praktis dan motivasi untuk senantiasa belajar lewat booklet for Rammang-Rammang Boatman yang dihasilkan dengan memadukan metode interpersonal interaction dan pendekatan bermain peran. Kata kunci: Booklet, Interpersonal Interaction, Pelatihan Bahasa Inggris, Pedayung Perahu Jolloro.