141 JST 8 (2) 2019 JURNAL SENI TARI Terakreditasi SINTA 5 http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst Nilai Mistis pada Bentuk Pertunjukan Kesenian Kuda Lumping Satrio Wibowo di Desa Sanggrahan Kabupaten Temanggung Amanda Laras Sakanthi 1 , Wahyu Lestari 2 Jurusan Pendidikan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang Info Artikel ________________ Sejarah Artikel Diterima : 30 September 2019 Disetujui : 10 Novemver 2019 Dipublikasikan : 27 November 2019 ________________ Keywords: The form of the show, Art, Mystical Value _________________ Abstrak Bentuk pertunjukan kesenian Kuda Lumping Satrio Wibowo Temanggung dibagi menjadi tiga yaitu pertunjukan Kuda Lumping, pertunjukan tari Bali, dan pertunjukan Leak dan Barongan Bali. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan menganalisis nilai mistis yang terdapat pada kesenian Paguyuban Kuda Lumping Satrio Wibowo di Desa Sanggrahan Kabupaten Temanggung dan mendeskripsikan bentuk pertunjukan pada kesenian Kuda Lumping Satrio Wibowo di Desa Sanggrahan Kabupaten Temanggung. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi. Teknik pengumpulan data meliputi teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan pertunjukan Kuda Lumping Satrio Wibowo Temanggung mengandung nilai mistis yaitu pada bagian semedi, kesurupan, dan terdapat sesaji pada saat pertunjukan, gerak saat melakukan atraksi, tata rias busana Leak dan Barongan Bali, properti yang berwujud jaran yang dipercaya memiliki penunggu di dalamnya, penari Kuda Lumping saat kesurupan bergerak di luar batas manusia biasa. Saran bagi pemerintah yakni memberikan penghargaan dan pengakuan kepada kesenian Kuda Lumping Paguyuban Satrio Wibowo Temanggung, sehingga semangat berlatih agar dapat berkreasi, berkembang, memberikan hiburan kepada masyarakat dan melestarikan kesenian Kuda Lumping Satrio Wibowo Temanggung. Abstract The form of Kuda Lumping Satrio Wibowo Temanggung is divided into three namely Kuda Lumping dance performances, Balinese dance performances, Leak and Barongan Bali performances. The purpose of this study was to find and analyze the mystical values found in the Kuda Lumping Satrio Wibowo Society in Sanggrahan Village, Temanggung Regency and describe the form of performances in the Kuda Lumping Satrio Wibowo in Sanggrahan Village, Temanggung District. The method used in this research is a qualitative method with ethnochoreological approach. Data collection techniques include observation techniques, interviews, documentation. . The data validity technique used the triangulation technique. The results showed that the Kuda Lumping Satrio Wibowo Temanggung show contained mystical values, namely in the semedi, possession, and there were offerings at the time of the show, movements when performing attractions, costume and make-up of Leak and Barongan, the properties (Jaran) is believed to have a watchman therein, the dancers motions when possessed is beyond normal human limits. Advice to the goverment can give appreciation and recognition to Kuda Lumping Satrio Wibowo Temanggung, so that the spirit of practice in order to be creative, develop, and provide entertainment to the community and preserve the Kuda Lumping art of Satrio Wibowo Temanggung. © 2019 Universitas Negeri Semarang Alamat korespondensi: Gedung B2 Lantai 1 FBS Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229 Email : 1.laras.sakanthi@gmail.com 2. wahyu_pyarlestarid@mail.unnes.ac.id ISSN 2503-2585