INFOTECH journal ISSN : 2460-1861 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018 32 IMPLEMENTASI PENGUJIAN ALAT PENDETEKSI POHON KEROPOS MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO R3 DAN SENSOR PIEZOELECTRIC Harun Sujadi 1 , Ade Bastian 2 , Tira 3 1,2,3 Program Studi Informatika, FakultasTeknik, Universitas Majalengka Email: 1 hns@ft.unma.ac.id, 2 adb@ft.unma.ac.id, 3 tira.naura@yahoo.com ABSTRAK Trees is one of important factor for human life, trees can absorb CO2 in the air and can improve the quality of environment. Regardless of the many benefits of trees, trees can also be affected by diseases and can harm the living creatutures around them. Unhealthy or porous trees can collapse whenever and wherever. Then a tool is needed to detect a porous trees in order to reduce the disaster, that can occur due to trees fallen. In this research tool porous detection used Microcontroller Arduino Uno R3 and piezoelectric sensor with prototype method. Kata Kunci: Trees, Arduino Uno R3, Sensor Piezoelectric, Prototype. 1. PENDAHULUAN Teknologi telah menjadi komponen sangat penting yang digunakan sebagai sarana,untuk memudahkan manusia dalam meraih keberhasilan dari setiap kegiatan usahanya. Fungsi teknologi yang kini dapat digunakan di berbagai bidang memungkinkan manusia di seluruh dunia dapat menggunakan teknologi, tak terkecuali di negara Indonesia. Indonesia merupakan negara kepulauan yang secara geografis terletak didaerah garis katulistiwa, dimana daerah ini adalah daerah beriklim tropis yang membuat tumbuh banyaknya pepohonan. Karena sudah merambatnya teknologi ke berbagai bidang, maka tidak dapat dipungkiri bahawa teknologi dapat diterapkan pada pemeliharaan pohon-pohon yang tumbuh di Indonesia ini, salah satu teknologi yang bisa digunakan untuk membantu memudahkan kegiatan pemeliharaan pohon yaitu teknologi yang diciptakan untuk mendeteksi keropos pohon, dimana pohon merupakan salah satu sumber oksigen terbesar untuk umat manusia di bumi ini. Pohon memiliki banyak jenis, bentuk dan ukuran,kemampuan pohon menyerap karbondioksida di udara dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan mengurangi resiko pemanasan global akibat efek rumah kaca,maka dari itu pelestarian pohon diperlukan untuk menunjang perumbuhan pohon tersebut. Terlepas dari banyaknya manfaat pohon yang dapat menunjang kehidupan manusia, pohon juga dapat terkena penyakit dan atau tidak dapat tumbuh lagi karena sudah tua, kondisi ini akan menyebabkan pohon tumbang dan menjadi bencana ketika manusia tidak dapat memeliharanya dengan baik. Jenis kerusakan yang menyebabkan pohon tumbang ialah penyakit pohon antara lain kanker , lapuk lanjut, luka terbuka, rusak atau cabang mati, percabangan berlebihan atau brum dan daun berubah warna (Abdurahman, ST. ,2015). Gambar 1.1. Pohon Keropos Pada pohon yang hidup atau masih berdiri kondisi kesehatannya sukar diidentifikasi secara kasat mata sehingga sulit diduga apakah pohon tersebut harus ditebang atau dibiarkan hidup. Maka dari itu pemeliharaan pohon untuk tempat umum sangatlah penting, sesuai dengan Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang terbuka hijau untuk mewujudkan kawasan yang aman dan nyaman. Berdasarkan permasalahan-permasalahan diatas, maka diperlukannya sebuah alat yang dapat mendeteksi keropos sebuah pohon,untuk membantu dalam memilah pohon mana yang harus ditebang dan tidak ditebang oleh pihak yang mempunyai