Building of Informatics, Technology and Science (BITS)
Volume 4, No 1, Juni 2022 Page: 270−276
ISSN 2684-8910 (media cetak)
ISSN 2685-3310 (media online)
DOI 10.47065/bits.v4i1.1646
Copyright © 2022 Veronica Lusiana, Page 270
BITS is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Pengaruh Peningkatan Kualitas Citra Menggunakan Modifikasi
Kontras Pada Kompresi Data RLE
Veronica Lusiana
1,*
, Imam Husni Al Amin
2
, Felix Andreas Sutanto
3
Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi dan Industri, Universitas Stikubank, Semarang, Indonesia
Email:
1,*
vero@edu.unisbank.ac.id,
2
imam@edu.unisbank.ac.id ,
3
felix@edu.unisbank.ac.id
Email Penulis Korespondensi: vero@edu.unisbank.ac.id
Submitted: 08/06/2022; Accepted: 30/06/2022; Published: 30/06/2022
Abstrak−Kompresi data diperlukan sehingga kebutuhan untuk media penyimpanan dan waktu transfer data menjadi lebih efisien.
Penelitian ini melakukan kompresi data citra menggunakan metode run-length encoding (RLE). Data uji adalah citra asli (gray
scale) dan citra hasil peningkatan kualitas citra (image enhancement) menggunakan modifikasi kontras. Modifikasi kontras
menggunakan metode peregangan kontras (contrast stretching). Melalui percobaan ingin mengetahui sejauh mana metode RLE
bekerja kurang efektif untuk citra dengan intensitas warna yang kompleks. Citra hasil modifikasi kontras memiliki intensitas warna
lebih kompleks atau nilai piksel yang lebih bervariasi. Diperoleh jumlah pasangan (p, q) RLE pada citra hasil modifikasi kontras
lebih sedikit dibandingkan dengan citra aslinya, dengan rasio pasangan (p, q) RLE berkisar 0.64% sampai dengan 1.59%. Meskipun
citra ini memiliki nilai piksel yang lebih bervariasi dibandingkan citra aslinya, tetapi dapat menghasilkan rasio kompresi jumlah
pasangan (p,q) RLE.
Kata Kunci: Image Enhancement; Contrast Stretching; Run-Length Encoding; Kompresi Data
Abstract−Data compression is needed so that the need for storage media and data transfer time becomes more efficient. This study
compressed image data using the Run-Length Encoding (RLE) method. The test data is the original image (gray scale) and the
image results of improving image quality (image enhancement) using contrast modification. Modification of contrast using contrast
stretching methods. Through experiments wanting to know the extent to which the RLE method works less effectively for images
with complex color intensity. The image of contrast modification results has a more complex color intensity or more varied pixel
value. Obtained the number of pairs (p, q) RLE in the image of contrast modification results is less than the original image, with
the pair ratio (p, q) RLE ranges from 0.64% to 1.59%. Although this image has a more varied pixel value than its original image,
it can produce a compression ratio of the number of pairs (p, q) RLE.
Keywords: Image Enhancement; Contrast Stretching; Run-Length Encoding; Data Compression
1. PENDAHULUAN
Kebutuhan media penyimpan data dan frekuensi perpindahan data atau transfer data antar perangkat digital semakin
tinggi. Data dapat berupa teks, suara, citra, video, dan multimedia. Agar dapat mengurangi waktu proses transfer data
dan menghemat ruang pada media penyimpan maka dapat dilakukan dengan cara mengkompresi data. Data hasil
proses kompresi menjadi berukuran lebih kecil dari data aslinya [1]. Kompresi data dibutuhkan untuk efisiensi
kebutuhan media penyimpan dan waktu transfer data agar lebih singkat.
Citra yang dihasilkan oleh kamera digital menjadi semakin besar dimensi dan kebutuhan untuk menyimpan
filenya. Proses awal atau pra-proses yang biasa dilakukan adalah peningkatan kualitas citra ( image enhancement)
untuk mengkondisikan citra menjadi lebih baik [2][3]. Penelitian ini akan melakukan peningkatan kualitas citra
menggunakan modifikasi kontras, dilanjutkan dengan mengamati hasil kompresi pada data citra tersebut. Kompresi
menggunakan metode run-length encoding (RLE) [4]. Peningkatan kualitas citra menggunakan metode peregangan
kontras (contrast stretching).
Berikut ini adalah berapa hasil penelitian mengenai lossless compression, penerapan metode RLE, peningkatan
kualitas citra, dan metode peregangan kontras. Penelitian mengenai modifikasi atau peningkatan kontras [5][6][7].
Penelitian mengenai penerapan RLE [8][9], penerepan algoritma kompresi lossless compression [10][11][12], dan
algoritma kompresi lossy compression [13]. Penerapan metode contrast limited adaptive histogram equalization dapat
meningkatkan kualitas kontras citra yang cenderung gelap pada citra paru-paru. Metode ini mampu menampilkan detil
obyek pada citra secara lebih baik sehingga lebih mudah diamati [5]. Teknik brightness adjustment dapat dilakukan
untuk memperbaiki kontras citra. Teknik ini diterapkan pada sistem monitoring pantai. Penerapan teknik ini mampu
meningkatkan akurasi ekstraksi garis pantai [6].
Penerapan metode RLE untuk mengkompresi atau memampatkan file audio. Masukan dalam sistem ini adalah
file audio MP3. Terdapat tahap kompresi dan dekompresi [8]. Tahap kompresi bertujuan untuk memampatkan file
MP3, sedangkan tahap dekompresi bertujuan untuk mengembalikan file hasil kompresi ke bentuk aslinya. Kompresi
data metode RLE pada citra RGB (Red, Green, Blue) dan citra abu-abu (gray scale) oleh Lu’luilmaknun dan Salsabila.
Metode ini cocok digunakan untuk karakter yang berulang, efektif mengkompresi citra yang memiliki banyak
perulangan warna atau berurutan sama pada piksel-pikselnya. Sebaliknya, metode RLE kurang efektif untuk citra
dengan intensitas warna yang kompleks [9]. Secara khusus, penelitian ini ingin mengetahui rasio kompresi metode
RLE terhadap citra asli dan citra hasil modifikasi kontras yang memiliki intensitas warna lebih kompleks atau nilai
piksel lebih bervariasi.