ANJANI Journal: Health Sciences Study, Vol. 1 No. 2 2021 page: 63-67 | 63 ANJANI Journal: Health Sciences Study Available online at : http://journal.pdmbengkulu.org/index.php/anjani DOI: https://doi.org/10.37638/anjani.1.2.63-67 Uji Sensitivitas Bakteri Salmonella Typhi Terhadap Ekstrak Daun Anggur Hijau (Vitis Vinifera L) Salmonella Typhi Bacteria Sensitivity Test To Green Grape (Vitis Vinifera L) Leaf Extract Eka Nurdianty Anwar 1 , Nita Anggreani 2 1,2 Program Studi Analis Kesehatan, Akademi Analis Kesehatan Harapan BangsaBengkulu Corresponding Author: eccka101083@gmail.com How to Cite : Anwar, E. N, Anggreani, N. (2021). Salmonella Typhi Bacteria Sensitivity Test To Green Grape (Vitis Vinifera L) Leaf Extract. ANJANI Journal: Health Sciences Study, Vol. 1 No. 2 2021 page: 63-70. DOI: https://doi.org/10.37638/anjani.1.2.63-67 ARTICLE HISTORY Received [24 January 2022] Revised [25 January 2022] Accepted [31January 2022] ABSTRAK Infeksi bakteri Salmonella typhi penyebab demam tifoid merupakan salah satu kasus tertinggi bagi kesehatan khususnya di Indonesia. Perlu ditemukan alternatif pengobatan menggunakan bahan alam yang mengandung antibakteri untuk mengatasi hal ini.Kandungan flavonoid dalam daun Anggur Hijau berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sensitivitas bakteri Salmonella typhi terhadap ekstrak daun Anggur Hijau (Vitis vinifera L). Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dan metode penelitiannya eksperimental. Konsentrasi ekstrak daun anggur hijau dibuat bervariasi dari 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan zona hambat yang terbentuk sesuai dengan variasi ekstrak daun anggur hijau tersebut adalah berturut-turut 0 mm; 2,3 mm; 7,5mm; 8mm; dan 8,6 mm. Zona hambat yang dihasilkan oleh kontrol positif (+) Ciprofloxacin 27 mm, sedangkan kontrol negatif (-) aquades menghasilkan zona hambat 0 mm.Kesimpulan : Hasil ini memberi kesimpulan bahwa terhadap bakteri Salmonella typhimasih resisten terhadap ekstrak daun anggur hijau. ABSTRACT Salmonella typhi bacterial infection that causes typhoid fever is one of the highest cases for health, especially in Indonesia. It is necessary to find an alternative treatment using natural ingredients that contain antibacterial to overcome this. The flavonoid content in Green Grape leaves functions as an antibacterial. This study aims to determine the sensitivity of Salmonella typhi bacteria to leaf extract of Green Grape (Vitis vinifera L). The sampling technique was purposive sampling, and the research method was experimental. The concentration of green grape leaf extract made varied from 20%, 40%, 60%, 80% and 100%. The results showed that the inhibition zones formed according to the green grape leaf extract variation were 0 mm, respectively; 2.3mm; 7.5mm; 8mm; and 8.6 mm. The inhibition zone produced by the positive control (+) Ciprofloxacin was 27 mm, while the negative control (-) distilled water produced an inhibition zone of 0 mm. Conclusion : These results concluded that the bacteria Salmonella typhi was resistant to green grape leaf extract. Kata Kunci : Sensitivitas, Salmonella typhi , Ekstrak, Daun Anggur Hijau, Vitis vinifera L Keywords : Sensitivity, Salmonella typhi, Extract, Green Grape Leaf, Vitisvinifera L This is an open access article under the CC–BY-SA license PENDAHULUAN Penyakit infeksi diakibatkan oleh bakteri, virus, parasit dan jamur. Dari berbagai faktor yang ada, diketahui bahwa bakteri merupakan faktor cukup penting dalam menyebabkan penyakit infeksi (1). Salah satu penyakit infeksi disebabkan bakteri Salmonella umumnya bersifat patogen untuk manusia atau hewan bila masuk melalui mulut dan menyebabkan enteritis, infeksi sistemik, dan demam enteric (2). Depkes RI, 2013 juga melaporkan infeksi bakteri Salmonella typhi penyebab demam tifoid merupakan salah satu kasus tertinggi bagi kesehatan khususnya di Indonesia. Demam tifoid mempunyai faktor resiko yang disebabkan oleh lingkungan dan perilaku kebersihan yang rendah, maka didapatkan angka kejadian yang tinggi pada penyakit demam tifoid. WHO (World Health Organisation) memperkirakan terdapat