Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra ISSN 2580-9717 Vol. 12, No. 1, April 2021, hlm. 88102 88 Ricky Aptifive Manik. Perlawanan Perempuan dalam Tango dan Sadimin Perlawanan Perempuan dalam Tango dan Sadimin Karya Ramayda Akmal Women's Resistance in Tango and Sadimin by Ramayda Akmal Ricky Aptifive Manik Kantor Bahasa Provinsi Jambi Jalan Arif Rahman Hakim No.101 Telanaipura rickymanik@gmail.com INFORMASI ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel Diterima: 4 Februari 2021 Direvisi: 31 Maret 2021 Disetujui: 21 April 2021 Abstract Women in their social environment are often positioned as a degraded class so that they are vulnerable to experiencing injustice and violence. Awareness of this causes women to fight back in order to get out of these oppressive positions. Women's resistance can be manifested in literary works through female characters who are presented by female authors. This research aims to describe the forms of resistance and how they carried out by female characters that experienced oppression of their social class in the Tango and Sadimin written by Ramayda Akmal. This research used descriptive qualitative method and Marxist feminist literary criticism approach. It is used to describe and understand the portrait of women’s resistance to the oppression which put them as second-class human beings, both in the household and their social environment. This study found several forms of resistance carried out by the female characters in the novel, namely resistance of domestication, social class, and patriarchy. The resistance appeared in form of being prostitutes, leaving the class of prostitutes and street children, not submitting to the domination of the husband, and leaving the family (husband and children). Abstrak Perempuan di dalam lingkungan sosialnya acap diposisikan sebagai kelas yang direndahkan sehingga kaum perempuan rentan untuk mengalami ketidakadilan dan kekerasan. Kesadaran akan hal itu membuat perempuan melakukan perlawanan agar dapat keluar dari posisi yang menindas tersebut. Perlawanan perempuan dapat termanifestasi di dalam karya sastra melalui tokoh-tokoh perempuan yang dihadirkan pengarang perempuan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk perlawanan dan bagaimana perlawanan itu dilakukan oleh tokoh-tokoh perempuan yang mengalami penindasan akan kelas sosial mereka di dalam novel Tango dan Sadimin karya Ramayda Akmal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan kritik sastra feminis marxis. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan dan memahami adanya gambaran perlawanan perempuan terhadap ketertindasannya yang masih dianggap sebagai manusia kelas dua, baik di dalam rumah tangga maupun di lingkungan sosialnya. Penelitian ini menemukan beberapa bentuk perlawanan yang dilakukan oleh tokoh- tokoh perempuan dalam novel, yaitu perlawanan domestifikasi, perlawanan terhadap kelas sosial, dan perlawanan terhadap patriaki. Adapun perlawanan yang dilakukan adalah dengan cara menjadi pelacur, keluar dari kelas pelacur dan anak jalanan, tidak tunduk pada dominasi suami, dan pergi meninggalkan keluarga (suami dan anak). Keyword women, domestification, social class, patriaki, novel Kata Kunci Perempuan Domestifikasi Kelas sosial Patriaki Novel`