Sejarah Perkembangan Objek Wisata Goa Jatijajar dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemberdayaan Pariwisata Lokal Oleh: Velintiana Nur Afidah Prodi Sejarah Peradaban Islam A. Pendahuluan Negara Indonesia sebagai negara yang terdiri dari ribuan pulau dan beraneka ragam keindahan alam serta didiami oleh ratusan suku bangsa dengan aneka ragam budaya, memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, terutama di bidang pariwisata. Kegiatan melakukan perjalanan dengan tujuan mendapatkan kenikmatan, mencari kepuasan, mengetahui sesuatu, memperbaiki kesehatan, menikmati olah raga, menunaikan tugas, berziarah, dan lain-lain. Pariwisata merupakan suatu kegiatan dengan tujuan untuk menikmati produk-produk wisata ataupun daya tarik wisata. Para wisatawan dan masyarakat dapat menikmati suatu obyek pariwisata maka perlu ada tindakan mengelola dan memperkenalkan obyek pariwisata tersebut, kegiatannya meliputi pembenahan sarana dan prasarana obyek pariwisata. Wisatawan yang mempunyai tujuan rekreasi, menginginkan suatu daerah yang menciptakan suasana baru dari kehidupan sehari-hari. Daerah yang diinginkan ialah daerah yang tenang, pemandangan yang asli, nyaman untuk keperluan istirahat. Seperti daerah pantai, pegunungan, pedesaan, perhutanan, dan sebagainya. Gairah wisatawan yang demikian justru harus didorong dengan pemeliharaan lingkungan alam, sebab apabila daerah tujuan atau obyek wisata tersebut rusak atau tidak terpelihara justru wisatawan tidak akan mendatangi tempat tersebut karena kebutuhannya tidak terpenuhi. Keberhasilan pengembangan sebuah tempat wisata sangat tergantung dari sikap positif penduduknya terhadap keberadaan dari tempat wisata yang bersangkutan. Partisipasi dari masyarakat merupakan kunci utama untuk perkembangan obyek wisata sehingga akan terjalin kerjasama yang kuat. Untuk memajukan obyek pariwisata, maka dari berbagai hal harus ditingkatkan secara fisik maupun non fisik. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu mengadakan kerja sama dengan pihak lain terutama masyarakat dan bekerja secara maksimal dalam memberdayakan obyek pariwisata yang ada.