ABSTRACT INTISARI KEYWORD strategy formulation, ecosystem management, sustainable mangrove forest, ecopreneurship KATA KUNCI strategy, management, mangrove ecotourism, sustainability, ecopreneurship Jurnal Ilmu Kehutanan https://jurnal.ugm.ac.id/v3/jik/ ISSN: 2477-3751 (online); 0126-4451 (print) Jurnal Ilmu Kehutanan Vol. 16 No. 2, September 2022, Page 209-218 Mangrove forests provide various tropical and subtropical ecosystem services to support sustainable development and people's livelihoods. Ecopreuneurship-based management became an alternative approach for mangrove forests ecotourism. Implementing the ecopreneurship concept in mangrove forest areas could include the utilization of mangrove forest products for business while maintaining biodiversity and the environmental sustainability of the ecosystem. This research aimed to formulate the strategy for ecopreneurship-based management of mangrove forests. This research employed direct observation and in-depth interviews. The respondents were purposively selected based on their specific roles within the communities, community leaders, local governments, and non- governmental organizations surrounding the mangrove forest areas. This research applied SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) method to analyze the ecopreneurship-based mangrove ecotourism management in Makassar City. The SWOT analysis resulted in three strategies to capture the available opportunities. First, developing community business through innovations in local resource utilization. Second, empowering the community groups such as fishermen, farmers, and women to create mangrove-based household scale businesses. Third, providing training on the post-harvesting mangrove forest products and digital/ online marketing for brown sugar. Hutan bakau menyediakan berbagai jasa ekosistem tropis dan subtropis untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan sumber mata pencaharian penduduk. Pengelolaan hutan mangrove sebagai kawasan ekowisata berbasis ecopreneurship merupakan bentuk pengelolaan yang berpotensi untuk dilakukan. Ecopreneurship di kawasan hutan mangrove merupakan konsep kewirausahaan dengan memanfaatkan hasil hutan mangrove berupa kayu dan non kayu menjadi sebuah bisnis, namun juga menekankan pada kelestarian lingkungan, keanekaragaman hayati ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengelolaan hutan mangrove secara ecopreneurship. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan menggunakan pertanyaan role- specific kepada masyarakat sekitar kawasan mangrove, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan tokoh masyarakat. Pendekatan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats) digunakan untuk mengkaji konsep strategi dalam pengelolaan ekowisata mangrove berbasis ecopreneurship di Kota Makassar. Hasil SWOT menunjukkan bahwa strategi yang digunakan adalah strategi agresif yang menggunakan kekuatan untuk menangkap peluang yang ada. Ada 3 (tiga) strategi yang dapat dilakukan yaitu (1) mengembangkan usaha perekonomian masyarakat melalui inovasi-inovasi pemanfaatan sumberdaya lokal, (2) pemberdayaan masyarakat melalui kelompok nelayan, kelompok tani, kelompok mangrove, kelompok perempuan untuk menciptakan usaha skala rumah tangga berbasis mangrove, (3) memberikan pelatihan dan pendampingan cara membuat produk dari mangrove dan sistem pemasaran digital/online misalnya produksi dan pemasaran gula merah. 209 The Management Strategy of Ecopreneurship-based Sustainable Mangrove Forest Ecotourism in Makassar City, South Sulawesi Strategi Pengelolaan Ekowisata Hutan Mangrove Berkelanjutan Berbasis Ecopreneurship di Kota Makassar Sulawesi Selatan 1 1 2 3 4 Amal Arfan , Rosmini Maru , Syafruddin Side , Suhartono Nurdin , Muhammad Faisal Juanda 1 Department of Geography, Faculty of MIPA, State University of Makassar, Parangtambung Campus, Makassar, South Sulawesi, Indonesia 90244 2 Department of Math, State University of Makassar, Parangtambung Campus, Makassar, South Sulawesi, Indonesia 90244 3 Mamminasata Branch of Marine and Fisheries Service, Department of Marine and Fisheries of South Sulawesi Province, Gowa Regency, Indonesia 92161 4 Study Program of Geography Education, Post-graduate Student at State University of Makassar, South Sulawesi, Indonesia 90222 * Email: amalarfan@unm.ac.id RESEARCH ARTICLE Submitted Revised Accepted DOI: 10.22146/jik.v16i2.3855 MANUSCRIPT: : 23 January 2022 : 7 June 2022 : 12 September 2022 Copyright © 2023 THE AUTHOR(S). This article is distributed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.