Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Vol.3 (No.2) 2022 (Desember), Halaman: 53-59
Copyright ©2020, ISSN: - print/ - online
Available Online at: http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/tadwin
Peran Perpustakaan dalam Pengembangan Budaya Rejang di
Perpustakaan SMAN 1 Rejang Lebong
Hati Murdani
1*
; Okky Rizkyantha
2
; Egun Dalan Saputra
3
; Febi Atriyani
4
1234
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup
*Korespondensi: hatimurdani@gmail.com
Abstract
The Role of Library in Developing Rejang Culture at SMAN 1 Rejang Lebong Library. This study aims to see
how the role of libraries in developing and preserving culture. The role of the library of SMAN 1 Rejang Lebong
in the Rejang cultural heritage container with the Rejang Corner which contains various information on Rejang
culture. Where the library of SMAN 1 Rejang Lebong is located in the middle of the Rejang tribal environment.
This research is a qualitative descriptive study. The results showed that the library of SMAN 1 Rejang Lebong
has carried out one of the cultural functions. The Rejang Corner Service is located on the 2nd floor of the SMAN
1 Rejang Lebong Library. The activities from the rejang corner are (1) the display of rejang traditional goods,
(2) the rejang corner is included in the reference service, (3) the obstacles include lack of funds, lack of support
from related parties, and difficulty in getting goods. related to rejang customs.
Keywords: Rejang Tribe Culture; Rejang Corner; Library of SMAN 1 Rejang Lebong
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran perpustakaan dalam mengembangkan dan melestarikam
budaya. Peranan perpustakaan SMAN 1 Rejang Lebong dalam melestarikan warisan budaya Rejang dengan
membentuk Pojok Rejang yang memuat berbagai informasi budaya Rejang. Dimana perpustakaan SMAN 1
Rejang Lebong berlokasi di tengah-tengah lingkungan suku Rejang. Penelitian ini merupakan penelitian
deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan SMAN 1 Rejang Lebong telah
melaksanakan salah satunya fungsinya yaitu fungsi kultural. Layanan Pojok Rejang terletak di lantai 2
Perpustakaan SMAN 1 Rejang Lebong. Adapun kegiatan dari pojok rejang tersebut adalah (1) adanya display
barang-barang adat rejang, (2) pojok rejang termasuk ke dalam layanan referensi, (3) Adapun kendalanya antara
lain, kekurangan dana, kurangnya dukungan dari pihak terkait, dan sulitnya mendapatkan barang yang berkaitan
dengan adat rejang.
Kata Kunci: Budaya Suku Rejang; Pojok Rejang; Perpustakaan SMAN 1 Rejang Lebong
PENDAHULUAN
Indonesia adalah negara kaya akan budaya, kebudayaannya yang membentang dari sabang
sampai marauke. Dengan keragaman budaya tersebut sudah menjadi salah satu tugas kita untuk
melestarikan dan mengembangkan budaya ini untuk menjaga ciri khas bangsa kita. Budaya yang
ada di Indonesia adalah kekayaan yang sangat berharga di mata masyarakat Indonesia serta di
mata dunia sekalipun. Keberadaan perpustakaan tidak dapat dipisahkan dari safari peradaban umat
manusia. Perpustakaan adalah hasil budaya dan catatan perjalanan umat manusia (Sunarto, 2006).
Berbagai corak budaya baik itu media muapun aktifitasnya menjadi sebuah aset dan warisan
manusia untuk diabadikan sehingga dapat dinikmati seterusnya. Peradaban tersebut tercatat dalam
berbagai media. Hal ini dapat ditemukan pada benda-benda purbakala yang merekam kejadian
penting dahulu kala. Budaya merupakan warisan yang mencirikan identitas sebuah bangsa.
Indonesia sebagai negara majemuk yang memiliki perbedaan kultur setiap daerah, dan perbedaan
tersebut kadang kala saling mempengaruhi satu sama lain. Kekayaan budaya itu juga menciptakan
toleransi dan tenggang rasa, dan tidak jarang diserap oleh budaya lain dan akhirnya menimbulkan
peradaban baru. Seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi, sekarang peristiwa penting
tersebut terekam pada disk komputer atau bentuk digital yang dapat diakses lebih efiisen.
Perpustakaan sudah dikenal sejak peradaban Yunani, islam, dan peradaban lainnya sebagai
pusat dari ilmu pengetahuan. Namun sejatinya perpustakaan tidak hanya sebagai tempat
53