Ekuivalen: Keefektifan Penerapan Model Pembelajaran Tim Kuis pada Kompetensi Bangun Ruang Sisi Tegak 146 KEEFEKTIFAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIM KUIS PADA KOMPETENSI BANGUN RUANG SISI TEGAK Septiana Nurul Arifah, Bambang Priyo Darminto, Riawan Yudi Purwoko Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo Email: cheppybrown@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah rata-rata prestasi belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran tim kuis lebih baik dibandingkan menggunakan model pembelajaran ekspositori pada bangun ruang sisi tegak; (2) keefektifan model pembelajaran tim kuis dalam pembelajaran matematika bangun ruang sisi tegak. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak enam kelas. Sampel penelitian sebanyak dua kelas yaitu 32 siswa kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan 32 siswa kelas VIII C sebagai kelas eksperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan tes. Dari hasil analisis diperoleh: (1) t obs = 1,951 > t tabel = 1,6703 sehingga rata-rata prestasi belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran tim kuis lebih baik dibandingkan menggunakan model pembelajaran ekspositori pada kompetensi bangun ruang sisi tegak, (2) t obs = 3,8305 > t tabel = 1,6955 sehingga penggunaan model pembelajaran tim kuis efektif pada kompetensi bangun ruang sisi tegak. Kata kunci: pembelajaran, tim kuis, prestasi PENDAHULUAN Matematika dianggap sulit oleh sebagian siswa di sekolah. Kesulitan belajar berdampak pada prestasi belajar siswa. Guru dituntut untuk dapat menyelesaikan materi pembelajaran sesuai dengan silabus yang telah ditentukan, sehingga kebanyakan guru menggunakan model pembelajaran ekspositori untuk menyesuaikan dengan waktu yang telah ditentukan. Model pembelajaran ekspositori lebih berpusat pada guru dan tidak melibatkan siswa secara aktif, sehingga siswa kurang tertarik dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran tim kuis termasuk dalam strategi belajar aktif yang dalam proses pembelajaran diusahakan agar siswa berpartisipasi semaksimal