Jurnal Abdidas Vol 3 No 3 Tahun 2022 p-ISSN 2721-9224 e-ISSN 2721-9216 Jurnal Abdidas Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022 Halaman 381 - 386 JURNAL ABDIDAS http://abdidas.org/index.php/abdidas Penyuluhan Kesehatan Pencegahan Penyakit Kecacingan di SDN 12 Limran Ni Ketut Elmiyanti 1 , Freny R Mbaloto 2 , Diah Fitri Purwaningsih 3 STIK Indonesia Jaya, Indonesia 1,2,3 E-mail: ketutelmiyanti@gmail.com 1 , frenymbaloto@gmail.com 2 , diah_vitri85@yahoo.co.id 3 Abstrak Indonesia termasuk negara berkembang yang tidak terlepas dari masalah kesehatan penyakit kecacingan. Prevalensi penyakit kecacingan tinggi karena indonesia beriklim tropis, memiliki kelembapan udara yang tinggi sehingga memungkinkan perkembangan cacing semakin baik. Selain itu, tingkat perekonomian dan sosial masyarakat indonesia yang belum merata menyebabkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan diri masih kurang. Beberapa hasil penelitian menunjukkan kecacingan lebih banyak menyerang pada anak-anak SD / Madrasah Ibthidayah (MD dikarenakan aktifitas mereka yang lebih banyak berhubungan dengan tanah. Pencemaran tanah merupakan penyebab terjadinya transmisi telur cacing dari tanah kepada manusia melalui tangan atau kuku yang mengandung telur cacing lalu masuk ke mulut melalui makanan. Berdasarkan hal tersebut maka telah dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran siswa/siswi di SDN 12 Limran yaitu penyuluhan kesehatan tentang pencegahan penyakit kecacingan. Melalui pengabdian kepada masyarakat diharapkan siswa/siswi di SDN 12 Limran dapat mengetahui dan memahami tentang penularan penyakit kecacingan. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan demonstrasi. Saat penyuluhan berlangsung siswa-siswi SDN 12 Limran terlihat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, beberapa pertanyaan dapat dijawab dengan tepat, dan saat demonstrasi mencuci tangan seluruh siswa/sisa dapat melakukan dengan baik dan benar. Siswa-siswi SDN 12 Limran telah mengetahui dan memahami tentang penularan penyakit kecacingan dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan air bersih, menjaga kebersihan makanan, menggunakan jamban sehat, dan mengkonsumsi obat cacing secara rutin. Kata kunci: penyuluhan kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat, kecacingan Abstract Indonesia is a developing country that cannot be separated from the health problems of helminthiasis. The prevalence of helminthiasis is high because Indonesia has a tropical climate, has high humidity, which allows the development of worms to be better. In addition, the economic and social level of Indonesian society is not evenly distributed, causing public knowledge and awareness to maintain personal hygiene is still lacking. Some research results show that worms attack more elementary / Madrasah Ibthidayah (MD) children because their activities are more related to the soil. Soil pollution is the cause of transmission of worm eggs from the soil to humans through hands or nails containing worm eggs and then enter to the mouth through food. Based on this, community service has been carried out with the target of students at SDN 12 Limran, namely health education about the prevention of helminthiasis. Through community service, it is hoped that students at SDN 12 Limran can know and understand about the transmission of helminthiasis by improving clean and healthy living behavior through washing hands using soap, using clean water, maintaining food hygiene, using healthy latrines, and consuming deworming medicine regularly. routine. Keywords: health education, clean and healthy living behavior, worms Copyright (c) 2022 Ni Ketut Elmiyanti, Freny R Mbaloto, Diah Fitri Purwaningsih Corresponding author Address : STIK Indonesia Jaya ISSN 2721- 9224 (Media Cetak) Email : frenymbaloto@gmail.com ISSN 2721- 9216 (Media Online) DOI : https://doi.org/10.31004/abdidas.v3i3.595