143
UJPH 4 (2) (2015)
Unnes Journal of Public Health
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph
EVALUASI INPUT CAPAIAN CASE DETECTION RATE (CDR) TB PARU
DALAM PROGRAM PENANGGULANGAN PENYAKIT TB PARU (P2TB)
PUSKESMAS TAHUN 2012 (STUDI KUALITATIF DI KOTA SEMARANG)
Krisna Eksapa Nugraini
, Widya Hary Cahyati, Eko Farida
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang,
Indonesia
Info Artikel
________________
Sejarah Artikel:
Diterima September 2014
Disetujui September 2014
Dipublikasikan April
2015
________________
Keywords:
Pulmonary TB CDR,
Disease Prevention, Health
Center
____________________
Abstrak
___________________________________________________________________
CDR TB Paru Kota Semarang tahun 2012 sebesar 70,22%, dengan puskesmas tertinggi 109% dan
terendah 11%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi capaian Case Detection Rate (CDR)
TB paru dalam program penanggulangan penyakit TB paru (P2TB) di puskesmas Kota Semarang
tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Narasumber penelitian adalah pemegang
program P2TB, petugas laboratorium, kepala TU, dan kepala puskesmas pada 6 puskesmas CDR
> 75% dan 6 CDR < 75%. Teknik pengambilan data dengan wawancara mendalam, observasi,
dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, lembar observasi, dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan komponen pada puskesmas dengan CDR ≥ 75% yang
sesuai dengan ketetapan Kemenkes RI adalah tugas dan tanggung jawab pemegang program
P2TB, petugas laboratorium, dan kepala puskesmas, pendanaan, penjaringan suspek, diagnosis,
dan pelaporan. Puskesmas dengan CDR < 75%, komponen yang sesuai dengan ketetapan
Kemenkes RI adalah tugas dan tanggung jawab kepala puskesmas, pendanaan, dan diagnosis.
Saran bagi pemegang program P2TB dan petugas laboratorium yaitu meningkatkan kinerja dalam
pencapaian CDR TB paru, bagi kepala TU untuk meningkatkan koordinasi dengan pemegang
program, bagi kepala puskesmas untuk meningkatkan motivasi dengan memberikan penghargaan
terhadap kinerja petugas.
Abstract
___________________________________________________________________
CDR of pulmonary TB Semarang in 2012 amounted 70.22% with 109% the highest health centers and 11%
the lowest. The purpose of this study to determine the performance evaluation CDR of TB in TB Pulmonary
Disease Reduction program (P2TB) at Semarang City Health Center in 2012. This research is qualitative.
Informant is research program P2TB holders, laboratory personnel, administration head and head health
center at 6 CDR > 75% and 6 CDR < 75%. Techniques of data collection with in-depth interviews,
observation, and documentation. The instruments used were interview, observation, and documentation sheets.
The results showed component at health centers with CDR ≥ 75% in accordance with provisions Health
Ministry of Indonesia is duty and responsibility of the holder P2TB programs, laboratory staff, and head
health centers, funding, networking suspected, diagnosis, and reporting. The health center with CDR <75%,
which in accordance with provisions of the components Health Ministry of Indonesia is duty and responsibility
the head of community health centers, funding, and diagnosis. Suggestions to holders P2TB programs and
laboratory personnel that improve performance in achieving pulmonary TB CDR, administration leaders to
improve coordination with holder program, the health center leaders to increase motivation by rewarding
performance officers.
© 2015 Universitas Negeri Semarang
Alamat korespondensi:
Gedung F1 Lantai 2 FIK Unnes
Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229
E-mail: krisnaeksapanugraini@rocketmail.com
ISSN 2252-6528