Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika ISBN: 978-602-70609-0-6 Tuban, 24 Mei 2014 Tema ”Penguatan Peran Matematika dan Pendidikan Matematika dalam Meningkatkan Kualitas Bangsa yang Berdaya Saing Global” PENGEMBANGAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK MELALUI PERMAINAN MATEMATIKA KREATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Dr. Rita Yuliastuti, M. Si. Prodi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Ronggolawe Tuban rita.yuliastuti@gmail.com Abstrak. Pencapaian hasil belajar matematika yang masih rendah dalam lingkup sekolah maupun nasional seringkali bukan ditentukan oleh kemampuan mengajar Pendidik yang rendah, tetapi lebih disebabkan oleh Pendidik kurang kreatif dalam pembelajaran matematika. Pengembangan kreativitas Peserta Didik menjadi faktor penting dalam mencapai hasil belajar matematika yang memadai. Peserta Didik mengerahkan daya kreatif, imajinasi, dukungan pemilikan CORE, dan pemahaman terhadap potensi diri untuk menciptakan Permainan Matematika Kreatif, yang mempunyai kriteria baru, orisinalitas, fleksibelitas dan bermanfaat untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Pada proses pembelajaran dengan tugas pembuatan dan penggunaan permainan matematika kreatif Peserta Didik menggunakan kemampuan kognitifnya dalam membuat soal dan menjawab soal-soal matematika, serta menentukan peraturan permainan. Kemampuan afektif yang dimiliki mereka diantaranya kerja keras, kreativitas, kerja sama, sumbang saran. Sedangkan kemampuan psikomotorik yang dimiliki peserta didik diantaranya menggambar, menempel, menggunting, mewarnai, dan merangkai dalam wujud mainan matematika kreatif yang unik dan menarik. Dengan saling menukar permainan dengan kelompok lain, bermanfaat meningkatkan keterampilan bermain, keterampilan matematis, menambah kesenangan, sekaligus meningkatkan hasil belajar matematika. Suatu kreativitas mempunyai lingkaran. Aspek dari lingkaran kreativitas adalah bahwa kreativitas bertambah dan berlipat ganda. Kreativitas membawa pada kreativitas yang lebih banyak. Jadi lingkaran kreativitas berawal lagi, hanya saja berkembang menjadi lebih besar dari satu lingkaran kreativitas yang dihasilkan sebelumnya. Kalau pada awalnya mereka menciptakan permainan matematika kreatif pada level 1, mereka bisa mengembangkannya pada level 2, 3, 4, dan seterusnya, dengan diikuti pengembangan aturaan permainan. Kata kunci : kreativitas, permainan matematika kreatif, hasil belajar matematika. PENDAHULUAN Isu utama dalam penyelenggaraan sistem pendidikan matematika di Indonesia adalah pencapaian kualitas hasil belajar matematika yang masih relatif rendah. Pencapaian hasil belajar matematika yang masih rendah dalam lingkup sekolah maupun nasional seringkali bukan ditentukan oleh kemampuan mengajar pendidik yang rendah, tetapi lebih disebabkan oleh pendidik kurang kreatif dalam pembelajaran matematika. Kegiatan pembelajaran matematika yang terjadi berlangsung pasif, kurang menarik, searah, kurang mampu memotivasi peserta didik, kurang memberi suasana pembelajaran yang bergairah, kurang dapat melibatkan keaktifan peserta didik, dan sebagainya, yang pada akhirnya bermuara pada pencapaian hasil belajar matematika