687 Modul Elektronik Berbasis Problem Solving Berdasarkan Hasil Penelitian Aktivitas Immunostimulan pada Tikus Diabetes Melitus Tipe II Ulfa Maulida Farid 1 , Abdul Gofur 1 , Sri Rahayu Lestari 1 1 Pendidikan Biologi-Universitas Negeri Malang INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima: 03-05-2019 Disetujui: 29-05-2019 Abstract: This research was aimed to produce electronic modules Problem Solving based of research immunostimulant activity in type 2 diabetes melitus rats to improve students' critical thinking skills that are valid, practical and efficient. This study use ADDIE. results the media expert validation obtained a percentage of 92.74% is valid. material expert validation obtained a percentage of 92.85% with a very valid category. The overall validation results from field practitioners received a percentage of 93.92% with valid category. In terms of readability and practicality gained a percentage of 83.31%. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul elektronik pemecahan masalah berdasarkan aktivitas imunostimulan penelitian pada tikus diabetes melitus tipe II untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa yang valid, praktis dan efisien. Penelitian ini menggunakan ADDIE. Hasil validasi ahli media diperoleh persentase 92,74% valid. Validasi ahli materi diperoleh persentase 92,85% dengan kategori sangat valid. Keseluruhan hasil validasi dari praktisi lapangan menerima persentase 93,92% dengan kategori valid. Dalam hal keterbacaan dan kepraktisan diperoleh persentase 83,31%. Kata kunci: electronic module; problem solving; critical thinking; modul elektronik; problem solving; berpikir kritis Alamat Korespondensi: Ulfa Maulida Farid Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang Jalan Semarang 5 Malang E-mail: ulfaku.maulida@gmail.com Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (Depdikbud, 2012). Pembelajaran di pendidikan tinggi mengacu pada kurikulum program sarjana mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta mengaplikasikan bidang keahlian dalam adaptasi dan memecahkan masalah (Dirjendikti, 2014). Hasil observasi pada 32 mahasiswa yang belum dan sudah menempuh matakuliah anatomi fisiologi manusia S1 pendidikan Biologi UMM pada tanggal 20 Mei 2018 menunjukkan bahwa sistem imun termasuk materi sulit. Alasan kesulitan pada sistem imun yaitu materi bersifat abstrak (20%), materi sistem imun merupakan materi yang kompleks (25%), sulit mengaplikasikan materi sistem imun dalam kehidupan nyata (28%), dan kurang ketersediaan bahan ajar yang relevan dan mudah diaplikasikan dalam kehidupa nyata (27%). Hasil belajar mahasiswa menunjukkan kurangnya kemampuan berpikir kritis. kemampuan berpikir kritis dianalisis melalui hasil observasi terhadap soal tes yang mana belum menampilkan aspek dalam mengukur kemampuan berpikir kritis. Selain itu, sistem imun menggunakan metode ceramah dan pemberian handout dari dosen. Kegiatan praktikum terkait materi sistem imun sampai saat ini belum pernah dilakukan. Materi sistem imun di program studi Pendidikan Biologi UMM digabungkan dengan materi sistem kardiovaskuler, sedangkan alokasi waktu hanya 3 sks di dalam RPS. Dosen hanya menjelaskan sedikit dan mahasiswa diminta mempelajari secara mandiri melalui file power point. Bahan ajar yang mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa sangat diperlukan. Bahan ajar yang menarik ialah modul elektronik (Montagnes, 2000). Pemanfaatan modul yang dipadukan dengan teknologi informasi merupakan penggabungan pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa belajar lebih efektif meningkatkan hasil belajar (Carey, 2010), motivasi belajar (Halidi, & Sahrul, 2015), kreativitas (Sarianti, 2016), kemandirian mahasiswa, kolaboratif dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis (Aminatun et al., 2016; Krnel & Bajd, 2009; Raharjo, Suryati, & Khery, 2017). Modul elektronik yang dikembangkan berorientasi model pembelajaran pemecahan masalah. Problem solving adalah sarana menggunakan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang diperoleh sebelumnya pada situasi baru dan berbeda (Krulik & Rudnick, 1987). Tersedia secara online http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/ EISSN: 2502-471X DOAJ-SHERPA/RoMEO-Google Scholar-IPI Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Volume: 4 Nomor: 5 Bulan Mei Tahun 2019 Halaman: 687—690