VICIDI, Volume 7 No. 1 Juni 2017 Halaman | 8 PERANCANGAN UNTUK PRODUK ORIGIN INDONESIAN HERITAGE APPAREL Stephanie Wijaya Marina Wardaya Visual Communication Design Fakultas Industri Kreatif Universitas Ciputra UC Town, Citra Land, Surabaya ABSTRAK Perancangan ini dilakukan untuk mengetahui tanggapan masyarakat mengenai ide bisnis dari ORIGIN Indonesian Heritage Apparel. Kain batik mulai ditinggalkan dan dilupakan karena dianggap sebagai pakaian kelas dua terutama di kalangan anak muda, hal ini disebabkan karena desain baju batik yang sangat tidak mengikuti tren sehingga terkesan kuno. Maka dari itu penulis ingin kembali mengangkat batik serta kain tradisional lainnya menjadi pakaian yang lebih modern, namun memiliki harga yang cukup terjangkau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Metode penelitian kuantitatif berupa kuisioner online yang kepada perempuan usia 22 - 35 tahun yang tinggal di Surabaya. Sedangkan metode penelitian kualitatif berupa wawancara langsung kepada expert user dan studi literatur. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar koresponden lebih menyukai membeli pakaian atasan dan dress disbanding rok dan outer. Selain itu perlunya identitas yang menonjolkan sisi eksklusif dan terpercaya. Media pemasaran yang dilakukan berupa penjualan secara langsung saat bazaar dan melalui media sosial. Kata Kunci: Batik, Desain, Media Promosi, Fashion, Desainer ABSTRACT This research was done to know what people think about ORIGIN Indonesian Heritage Apparel business idea and to research why people began to be abandoned and forgotten because it is regarded as second-class outfit, especially among young people, this thing happened because the design it self seem tradisional. Besides, the author want to change the design concept to be more modern. The research was conducted using quantitative and qualitative methods. The quantitative method using online quistionnaire which is distributed to woman aged 22-35 years who lived in Surabaya. While the qualitative method by interview to the expert usher and literature study. The result of the research shows that most of the correspondents like to buy top and dress instead of skirt and outer. Furthermore, the identity and design should represent exclusive and trusted. Media marketing is done by using bazaar and through social media.