Kulata et al (2023). Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8 (1): 410 – 416 DOI: https://doi.org/10.29303/jipp.v8i1.1206 410 Analisis Kemampuan Peserta Didik Menyelesaikan Soal HOTS (Higher Thinking Skills) Pada Materi Gerak Lurus di SMA Negeri 1 Bengkayang Iin Indriani Kulata 1* , Haratua Tiur Maria 1 , Erwina Oktavianty 1 1 Program Studi Pendidikan Fisika, FKIP Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia *Corresponding Author: iinindrianikulataa@gmail.com Article History Received : January 17 th , 2023 Revised : February 11 th , 2023 Accepted : February 16 th , 2023 Abstrak: Tujuan pembelajaran fisika di Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagaimana yang dinyatakan oleh UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berpikir. Penelitian tini tbertujuan tuntuk menentukan profil kemampuan peserta tdidik tdalam tmenyelesaikan tsoal tHOTS pada tmateri gerak lurus serta menentukan perbedaan tkemampuan tberpikir tpeserta didik dalam menyelesaikan tsoal tHOTS berdasarkan gender. tJenis tpenelitian yang digunakan tadalah tpenelitian tdeskriptif tdengan tmetode kuantitatif. Subjek dalam tpenelitian ini tadalah 60 tpeserta tdidik kelas tXI dan 42 peserta didik kelas XII di tSMA tNegeri t1 Bengkayang. Metode pengumpulan tdata dalam tpenelitian tini tyaitu 20 soal pilihan ganda tyang terdiri tdari: menganalisis (C4), tmengevaluasi (C5), tdan tmencipta (C6). Dari thasil penelitian tdapat tdisimpulkan tbahwa tkemampuan tpeserta didik dalam menyelesaikan tsoal C4 sebesar 57,56%, soal C5 sebesar 51,23%, dan soal C6 sebesar 38,43%. Berdasarkan thasil tperhitungan tuji tT-test ttidak berpasangan tdiperoleh tnilai tSig. (2-tailed) t0,313 (>t0,05), sehingga H0 diterima tdan HI tditolak. tHal tersebut menunjukkan tbahwa tidak terdapat perbedaan tyang tsignifikan tantara trata-rata thasil ttes kemampuan peserta didik perempuan dan ltaki-laki dalam menyelasaikan soal HOTS. Sehingga dapat memotivasi guru menggunakan soal HOTS sebagai sumber daya dan alat penilaian untuk meningkatkan kapasitas peserta didik. Keywords: analisis, gerak lurus, higher order thinking skills. PENDAHULUAN Tujuan tpembelajaran tfisika di Sekolah Menengah tAtast (SMA) sebagaimana yang dinyatakan oleh UU tNomor t20 tTahun t2003 tentang tSistem tPendidikan tNasionaltadalah untuk mengembangkan tkemampuan tpeserta didik dalam berpikir agar dapat terampil pada bidang psikomotorik dan kognitif serta mampu meningkatkan cara berpikir yang objektif, kreatif dan sistematis. Menurut Saraswati & Agustika (2019) kemampuan berpikir merupakan sebagian kemampuan tpeserta didik tyang dapat dikembangkan tdi tsekolah. Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan yang membutuhkan cara berpikir dasar untuk menganalisis diskusi, mengartikulasi pendapat tentang semua definisi dan makna, membangun pola pikir tlogis, tmemahami asumsi yang tmendasari tposisi, dan tmemberikan model yang tjelas, meyakinkan tdan menarik (Istiyono, 2014). Pada dasarnya kemampuan berpikir kritis sudah dimiliki peserta didik, sehingga tpeserta didik tlebih tmudah untuk tmemecahkan masalah tyang dihadapinya dan membuat peserta didik terbiasa menghadapi persoalan masalah apapun (Saputra, 2016). Namun pada kenyataannya pembelajaran fisika masih dikatakan sulit, karena banyaknya rumus dalam setiap pemecahan masalah yang digunakan dan soal-soal banyak menggunakan penalaran, beberapa peserta didik juga minim menyukai pelajaran fisika dikarenakan banyak menggunakan teori perhitungan sehingga lemahnya tkemampuan tpeserta tdidik tdalam mengerjakan tsoal tfisika. Berdasarkan thasil tPISA (Programme for tInternational tStudent tAssessment) pada tahun 2018 yang dirilis oleh OECDt (Organisation tfor tEconomic tC0-operation and Develovment) menunjukan bahwa tIndonesia berada tdi tperingkat 74 dari t79 tnegara pada kategori membaca, sedangkan tuntuk kategori penilaian tmatematika tdan tsains, tIndonesia menempati tperingkat tke t73 dan t71 tdari t79 negara peserta tes tPISA (OECD, 2018). Berbicara tmengenai kemampuan berpikir, tmaka tTaksonomi tBloom disebut sebagai tdasar bagi kemampuan tberpikir tingkat ttinggi ISSN (Print): 2502-7069; ISSN (Online): 2620-8326