Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling
Volume 8 Nomor 2 Desember 2022. Hal 131-138
p-ISSN: 2443-2202 e-ISSN: 2477-2518
Homepage: http://ojs.unm.ac.id/index.php/JPPK
DOI: https://doi.org/10.26858/jpkk.v8i2.37373
131
The Development of Educational Practices
for Children with Dyslexia in Indonesia
Widyanti Shintya Anggraeni
Master of Psychology, Airlangga University
Email: widyanti.intya.anggraeni2021@psikologi.unair.ac.id
Wiwin Hendriani
Master of Psychology, Airlangga University
Email: wiwin.hendriani@psikologi.unair.ac.id
(Received: 25-09-2022; Reviewed: 25-09-2022; Accepted: 00-bulan-2020; Published: 18-04-2022)
Abstract. Many parents are unaware that their child has dyslexia or commonly known as a
learning disability. Dyslexia itself involves difficulty understanding letters and words,
resulting in the child being unable to spell or read and write, and because of parental
ignorance, the child may need educational and emotional support from teachers and parents.
Despite being a special child who needs both of their needs, they are labeled stupid. The
purpose of this study is to educate parents that there are many ways that both teachers and
parents can teach dyslexic children. This study uses journal literature research methods and
descriptive analysis using a variety of methods such as the syllable method, the Glass
Analysis method, the multisensory method, and the Fernald method.
Keywords: learning disabilities, dyslexia, syllable, multisensory, fernald
Abstrak. Banyak orang tua yang tidak menyadari anak mereka adalah penyandang disleksia
atau biasa disebut dengan learning disability. Disleksia itu sendiri adalah kesulitan
memahami huruf dan kata sehingga mengakibatkan anak tidak bisa mengeja dan membaca,
dan karena ketidak tahuan orang tua mengakibatkan anak dilabeli bodoh, padahal mereka
adalah anak istimewa yang butuh sekali dukungan baik secara pendidikan dan emosional
dari guru dan orang tua. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi para orang tua
bahwa ada banyak metode baik untuk guru dan orang tua dalam melaksanakan pendidikan
bagi anak penyandang disleksia. Penelitian ini menggunakan metode studi litteratur jurnal
dan analisis deksriptif dengan beberapa metode seperti metode silaba, analisis glass,
multisensori, dan metode fernald.
Kata kunci : learning disability, disleksia, silaba, multisensori, fernald
Copyright © 2017 Universitas Negeri Makassar. This is an open-access article under the CC BY-NC-
ND license(http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0/).