EKSPRESI SENI Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Available online at:https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Ekspresi Copyright © 2018, Jurnal Ekspresi Seni, ISSN 1412-1662 (print), ISSN 2580-2208 (online) Hal| 102 BUDAYA LOKAL DI ERA GLOBAL Naomi Diah Budi Setyaningrum FKIP-Universitas PGRI Palembang Jl. Jend A. Yani Lorong Gotong RoyongNo. 9/10, 13 Ulu, Seberang Ulu II, Kota Palembang naomibudi1212@gmail.com ABSTRAK Budaya lokal akan lebih bermakna karena mampu mendorong semangat kecintaan pada kehidupan manusia dan alam semesta. Sementara teknologi sebagai hasil kebudayaan yang bersifat fisik tanpa spritualitas nilai-nilai yang terkandung dalam adat istiadat, agama, kesenian akan kehilangan fungsi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Nilai-nilai, norma, etika yang terkandung dalam aturan adat tercermin dalam budaya lokal semestinya merupakan referensi referensi yang bermanfaat di era globalisasi. Menggunakan data kualitatif penelitian ini dianalisis secara deskkriptif. Merujuk pada pemikiran Alvin Boskoff menunjukan bahwa faktor-faktor yang menjadi tantangan bagi Budaya Lokal adalah perubahan tata nilai-nilai budaya dalam masyarakat, serta matinya bentuk-bentuk seni tradisi dibeberapa wilayah Nusantara, yang disebabkan oleh teknologi di era global. Budaya lokal adalah salah satu komponen yang memberikan jati diri kita sebagai sebuah komunitas yang spesial, yang eksis di antara bangsa-bangsa di dunia ini. Maka dipandang perlu menumbuhkan kesadaran bagi generasi muda untuk lebih memahami budaya yang dimilikinya. Dengan cara memberdayakan kearifan lokal yang tumbuh di kantong-kantong budaya di seluruh persada Nusantara. Kata Kunci: Budaya, lokal, perubahan nilai, global. ABSTRACT Local culture will be more meaningful because of being able to push the spirit of love toward human’s life and universe. Meanwhile, technology as the physical result of culture that lacks spiritual values if compared to custom, religion and art will lose its function to increase human’s life quality. Values, norms and ethics contained in customary rules that are reflected in local culture are indeed useful references in globalization era. This research used qualitative data that were then analyzed descriptively. According to Alvin Boskoff’s thought, it shows that factors becoming challenges for local culture are the change of cultural value systems in society and the death of traditional art forms in several areas in Nusantara caused by technology in global era. Local culture is one of components that gives Indonesian identity as a special community that exists among nations in this world. Therefore it’s necessary to grow awareness particularly in young generations in order to comprehend more about their culture by empowering local wisdom growing in the cultural areas of whole Nusantara. Keywords: Culture, local, the change of value, global .