28 ECOTROPHIC VOLUME 12 NOMOR 1 TAHUN 2018 p-ISSN: 1907-5626, e-ISSN: 2503-3395 IMPLEMENTASI BIOSISTEM UNTUK PENGOLAHAN AIR LIMBAH LAUNDRY I Kadek Widiantara 1*) , I Wayan Budiarsa Suyasa 2) , I Wayan Diara 3) 1) Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Udayana 2) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana 3) Fakultas Pertanian Universitas Udayana *Email : offroad0809@gmail.com ABSTRACT BIOSYSTEM IMPLEMENTATION FOR WATER TREATMENT LAUNDRY Population growth followed by an increase in laundry activity generates waste if left unchecked will cause damage to aquatic biota. To overcome this need the existence of an environmentally benign laundry water treatment system such as biosystem. Biosystem used in this research with length 180 cm width 60 cm and height 40 cm filled gravel as filter media and elephant grass (pennisetum purpureum) plant. The way of operating the biosystem is by pouring the waste into a tub of biosystem and then samples waste water taken on the biosystem output. The result treatment that biosystems combined with anaerobic reservoirs decreased BOD, COD, phosphate and detergent levels by 127.09 mg/l, 161.96 mg/l, 0.8699 mg/l and 1.3228 mg/l in a single treatment on roughing horizontal flow filter for laundry water treatment. The performance of physical and biological components in biosystems combined with anaerobic reservoir effectively decreased BOD, COD, phosphate and detergent concentrations by 73.91%, 69.58%, 58.74% and 80.03% (above 50%) in one treatment. But only in lowering the effectiveness of phosphate levels is still relatively low when compared with the effectiveness of wastewater quality standards.Further research needs to be done calculations to find plants in biosystems that can thrive. In addition, further research is needed to find the operating time until the biosystem undergoes a breaktrough condition. Keywords: laundry, waste water, biosystem. 1. PENDAHULUAN Pertumbuhan penduduk dan pembangunan diikuti oleh peningkatan berbagai aktivitas dan kegiatan usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, tidak dapat dihindari dampak ikutan dari peningkatan pembangunan tersebut adalah timbulnya limbah yang berdampak pada terjadinya peningkatan pencemaran. Aktivitas masyarakat yang semakin tinggi, mendorong munculnya usaha-usaha yang bertujuan meringankan beban masyarakat dalam hal kerumah- tanggaan, seperti jasa laundry atau pencucian pakaian. Kemunculan jasa laundry ini selain dapat memberikan keuntungan, juga menghasilkan limbah dengan volume yang cukup besar. Pada beberapa tahun belakangan ini perkembangan usaha laundry di kota-kota besar sangat pesat. Seperti halnya jumlah populasi usaha laundry yang ada di kota Denpasar pada tahun 2013 sebanyak 616 pengusaha laundry dan jumlahnya meningkat pada tahun 2015 menjadi 762 pengusaha laundry (BLH Kota Denpasar, 2015). Jika pertumbuhan usaha laundry ini dibiarkan tanpa dilakukan pengawasan dan penanggulangan terhadap limbah yang akan dihasilkan nanti maka pencemaran lingkungan tidak bisa dihindarkan. Berdasarkan hal tersebut menimbulkan ide untuk mengadakan penelitian pengolahan limbah dengan biosistem sebagai biofiltrasi yang dipadukan dengan bak penampungan anaerob untuk pengolahan air limbah laundry, dengan meneliti tentang penurunan kadar BOD, COD, fosfat dan deterjen pada keluaran biosistem yang digunakan. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui kemampuan biosistem yang dipadukan dengan bak penampungan anaerob dalam menurunkan kadar BOD, COD, fosfatdan deterjen pada roughing filter aliran horizontal untuk pengolahan air limbah laundry (2) Untuk mengetahui efektivitas biosistem yang dipadukan dengan bak penampungan anaerob dalam menurunan kadar BOD, COD, fosfatdan deterjen pada limbah laundry. 2. METODOLOGI 2.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kota Denpasar yang meliputi Denpasar Utara, Denpasar Timur, Denpasar Selatan dan Denpasar Barat. Penentuan sampel ditentukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa perkembangan usaha laundry di Kota Denpasar sangat pesat dan lokasi ECOTROPHIC 12 (1) : 28-33 p-ISSN: 1907-5626, e-ISSN: 2503-3395