Jurnal Dialektika Komunika | Vol 8 No 1 2020 | I-SSN:2338-4751 E-SSN: 2716-4012 12-22 12 | http://ejournal.unis.ac.id/index.php/DK/index PERAN KOMUNIKASI PEKERJA SOSIAL DALAM PEGENDALIAN SOSIAL DAN PENGENDALIAN KESEHATAN MASYARAKAT (Studi Kasus Kontribusi Kader TB Jaringan Kesejahteraan/Kesehatan Masyarakat dalam Pengendalian Tuberkulosis di Jakarta Barat) Rini Hardiyanti, Endang Tri Santi Email: rhardiyanti@unis.ac.id, etrisanti@unis.ac.id Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Syekh Yusuf ABSTRAK Pekerja sosial merupakan salah satu profesi yang kini sedang berjuang mengembangkan identitas dan eksistensinya, salah diantara mereka adalah Jaringan Kesejahteraan/Kesehatan Masyarakat (JKM). Melalui pendekatan epidemiologi, pekerja sosial ini secara khusus diperuntukkan untuk membantu pemerintah dalam mencegah, meminimalisir dan memecahkan masalah yang berkenaan dengan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara kader JKM dalam melakukan perannya sebagai salah satu profesi pekerja sosial dalam berkontribusi terhadap pengendalian TB di Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif, melalui wawancara mendalam pada kader dan kordinator lapangan yang memenuhi kriteria sebagai informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kader JKM sangat dibutuhkan oleh pemerintah untuk berkontribusi dalam pengendalian tuberkulosis di Jakarta Barat, salah satunya untuk secara sukarela menjangkau para suspect TB hingga ke pelosok perkampungan yang mungkin belum dijangkau oleh pemerintah untuk diberikan sosialisasi dan konseling mengenai TB. Kata Kunci : Pekerja sosial, Kesehatan masyarakat, Kader, Tuberkulosis ABSTRACT Social workers are one of the professions that are now struggling to develop their identity and existence, one of them is Jaringan Kesejahteraan/Kesehatan Masyarakat (JKM). Through an epidemiological approach, these social workers are specifically intended to assist the government in preventing, minimizing and solving problems relating to public health. Therefore, the purpose of this research is to find out how JKM cadres perform their role as one of the professions of social workers in contributing to TB control in West Jakarta. This study uses a qualitative descriptive design, through in- depth interviews with cadres and field coordinators who have criteria as informants. The results of this study indicate that the role of JKM cadres is urgently needed by the government to contribute to tuberculosis control in West Jakarta, one of which is to voluntarily reach TB suspects in remote villages that may not be reached yet by the government to be given information and counseling about TB. Keywords : Social worker, Public health, Cadre, Tuberculosis