JURNAL FARMAMEDIKA (Pharmamedica Journal) Vol.7 No.2, Desember 2022: 150-156 ANALISIS HUBUNGAN KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TERHADAP LAMA RAWAT PADA PASIEN COMMUNITY ACQUIRED PNEUMONIA (CAP) DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ANNA MEDIKA 2020 Feri Setiadi 1 *, Sharfina Maulidayanti 2 , Nuzul Gyanata Adiwisastra 3 , Devi Naibaho 4 1 Fakultas Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Prima Indonesia, Bekasi,Indonesia *Korespondensi: ferysetiadi28@gmail.com ABSTRAK CAP Community-acquired pneumonia merupakan pneumonia yang menginfeksi pasien di luar rumah sakit atau pada komunitas. Pneumonia adalah adanya inflamasi, pembengkakan atau peradangan pada jaringan parenkim paru yang biasanya dikaitkan dengan pengisian alveoli dengan cairan yang disebabkan oleh mikroorganisme yaitu bakteri, virus, jamur dan parasit Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganketepatan antibiotik terhadap lama rawat pasien Community Acquired Pneumonia (CAP) di instalasi rawat inap Rumah Sakit Anna Medika periode 2020. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental secara cross sectional, dan pengambilan data dilakukansecara retrospektif yang berdasarkan catatan data rekam medis. Data yang diperoleh dari rekam medis pasien sebanyak 155 pasien. Hasil penelitian yang dihasilkan bahwa angka kejadian (CAP) terbanyak pada jenis kelamin laki- laki 59,3% dan pada usia 18-60 tahun 74,1%. Golongan antibiotik tunggal yang paling banyak digunakan adalah golongan fluoroquinolon yaitu levofloksasin 33.3 % dan kombinasi levofloksasin dengan seftriaxon 5.6 % Pada penelitian ini didapat penggunaan antibiotik yang tepat sebanyak 46 pasien 85,2%, dan 8 pasien 14,8% penggunaan antibiotik yang tidak tepat, lama rawat pasian 1-7 hari 92.5 % > 7 hari 7.5 %. Berdasarkan dari ketepatan penggunaan antibiotik dari kriteria 4T yaitu, Tepat Pasien 100%, Tepat Obat 100%, Tepat Dosis 85, 2% dan Tepat Indikasi 100%. Hasil dari hubungan antara ketepatan penggunaan antibiotik dengan lama rawat pasien nilai p = 0,008, OR = 0,037, CI = 0,003-0,427. Dengan demikian, terdapat hubungan antara ketepatan penggunaan antibiotik dengan lama rawat pasien. Kata kunci: Community-acquired pneumonia (CAP), Antibiotik, Ketepatan Obat ABSTRACT Keywords: Community-acquired pneumonia (CAP), antibiotics, drug accuracy 150 Community-acquired pneumonia (CAP) is pneumonia that occurs due to infection that can be carried out by patients outside the hospital or in the community. Pneumonia is the presence of inflammation, swelling or inflammation of the lung parenchyma tissue that usually fills the alveoli with fluid caused by microorganisms, namely bacteria, viruses, fungi and parasites. inpatients at the Anna Medika Hospital for the period 2020. This study is a non- experimental cross-sectional study, and data collection is carried out retrospectively based on medical record data. The data obtained from the patient's medical records were 155 patients. The results showed that the highest incidence of Community-acquired pneumonia (CAP) was 59.3% for males and 74.1% for those aged 18-60 years. The single class of antibiotics that are most widely used are the fluoroquinolones, namely levofloxacin 33.3% and the combination of levofloxacin with seftriaxone 5.6% . In this study, 46 patients were found to use the right antibiotics 85.2%, and 8 patients 14.8% inappropriate use of antibiotics. patient length of stay 1-7 days 92.5% > 7 days 7.5% Based on the accuracy of the use of antibiotics from the 4T criteria, the patient is 100% correct, the drug is 100 correct, the dose is 85,2% and the indication is 100% right. The result of the relationship between the accuracy of the use of antibiotics with the length of the patient p= 0,008, OR= 0,037, Cl = 0,003-0,427. Thus, there is a relationship between the accuracy of the use of antibiotics and the length of stay.