ISSN : 2597-3851 Vol. 5 No. 2 (February, 2022) journal.mbunivpress.or.id/index.php/healthy 70 Improving the Stunting Early Detection Competence of Nursing Students Through Clinical Simulation Video In Nursing Project (ALLADIN) Arif Nur Akhmad 1 , Suhariyanto 1 , Lily Yuniar 1 , Dessy Hidayati 2 , Aspia Lamana 2 , Bayu Adjie Pangestu 1 , Muhammad Syurya Ramadhan 1 , Muhamad Rafhy Desdy 1 , Fariqah Nabila 1 , Sisilia Novianti Dewi 1 , Fatima Azzahra 1 , Caesar Nanda Putra 1 , Afizzal 1 , Ajeng Puspita Putri 1 1 Program Studi DIII Keperawatan, Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Pontianak 2 Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Pontianak Email: kharie_86@yahoo.com ABSTRACT Stunting is a major problem that occurs in Indonesia. Early detection needs to be done to prevent stunting. Nursing students have the competence to perform early detection. The Alladin project is a solution to improve the competence of nursing students to prevent stunting. The purpose of this study was to determine the competency improvement of nursing students in early detection of stunting through Alladin (Clinical Simulation Video In Nursing Project). This study used a pre-experimental pre-test and post-test design without a control group. The sample in this study amounted to 42 respondents who were divided into 21 intervention groups and 21 control groups based on total sampling. This research was conducted for six months at the Singkawang Department of Nursing. The questionnaires used in this research are knowledge, learning motivation, and standard operating procedures (SOP) questionnaires. The results showed a significant increase in knowledge with a value of sig = 0.001 and there was no difference in motivation before and after the intervention, the value of sig = 0.358. Recommendations from this research as a learning medium for pediatric nursing in academic and clinical settings of pediatric nursing in hospitals and primary care facilities. Keywords : Nursing Student Competencies, Stunting, Early Detection, Video, ALLADIN Project PENDAHULUAN Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh dan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan dalam jangka waktu yang lama. Keterlambatan pertumbuhan tersebut merupakan kombinasi dari malnutrisi energi, protein, dan defisiensi beberapa zat gizi mikro mulai dari janin hingga anak berusia dua tahun (Lestari et al., 2018). Kejadian stunting pada janin hingga anak berusia dua tahun dapat meningkatkan angka kematian bayi dan anak serta menurunkan sistem imun. Penderita stunting mudah sakit, memiliki postur tubuh yang tidak maksimal, serta memiliki produktivitas yang rendah pada saat dewasa (Schmidt, 2014). Terdapat 165 juta anak di bawah lima tahun mengalami stunting dan 90% berada di Afrika dan Asia. Target global adalah menurunkan stunting sebanyak 40% pada tahun 2025 (Bain et al., 2018). Indonesia termasuk dalam kategori negara dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi, yaitu 30 39%. Indonesia