259 PENGENALAN DAN EDUKASI KAWASAN KARST BAGI SISWA-SISWI DI LINGKUNGAN SMA/SMA/MA KECAMATAN PLUMPANG DAN RENGEL KABUPATEN TUBAN Kuntum Febriyantiningrum 1 , Dwi Oktafirtia 2 , Nia Nurfitria 3 1,2,3 PGRI Ronggolawe Tuban 1 kuntum060290@gmail.com, 2 dwi_oktafitria@unirow.ac.id, 3 nia.nurfitria@unirow.ac.id ABSTRAK Tujuan pengenalan kawasan karst ini adalah untuk menambah wawasan terkait kondisi lingkungan sekolah sehingga siswa dapat membantu dalam proses konservasi lingkungan sekolah. Kecamatan Plumpang dan Rengel merupakan kecamatan di Kabupaten Tuban yang wilayahnya didominasi oleh kawasan karst. Kawasan karst sebagian besar didominasi oleh batuan kapur yang mampu mengakibatkan polusi sehingga dapat berpengaruh terhadap kesehatan. Hal ini umumnya terjadi pada musim kemarau, yang menyebabkan volume partikel debu meningkat di udara dengan bantuan angin sehingga proses belajar mengajar akan terganggu secara tidak langsung. Bentuk pengenalan yang kami berikan adalah dengan melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai karakteristik dan permasalahan yang sering terjadi di kawasan karst. Kegiatan sosialisasi berlangsung pada Bulan November Tahun 2018 bertempat di SMA Negeri Plumpang. Siswa-siswi peserta sosialisasi merupakan siswa-siswi pecinta alam yang selanjutnya akan menjadi kader dalam menyebarluaskan informasi terkait karakteristik kawasan karst. Pengenalan kawasan karst diharapkan mampu menambah pemahaman siswa-siswi SMA/SMK sederajat di Kecamatan Plumpang dan Rengel terhadap kondisi lingkungan sekolah mereka. Upaya pelaksanaan konservasi lingkungan di sekolah harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar sekolah yaitu kawasan karst yang memiliki tekstur tanah berkapur dan dapat menyebabkan polusi udara khususnya debu. Dengan demikian upaya pengelolaan dan konservasi lingkungan dapat dilakukan secara tepat dan efisien. Kata Kunci: Pengenalan; Edukasi; Kawasan Karst; Konservasi lingkungan. PENDAHULUAN Kabupaten Tuban merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang hampir 1/3 luas daratannya berupa kawasan karst, diantaranya seperti Kecamatan Plumpang dan Kecamatan Rengel. Kawasan karst di Tuban termasuk dalam Merokarst dimana merupakan karst dengan perkembangan tidak sempurna dengan hanya mempunyai sebagian ciri bentuk lahan karst. Merokarst berkembang pada batu gamping yang relatif tipis dan tidak murni. Namun hal ini merupakan potensi sumber daya alam tersendiri bagi Kabupaten Tuban. Hal ini dapat dilihat dari berkembangnya kegiatan penambangan dan pengolahan batu gamping yang berada di wilayah Kecamatan Plumpang dan Rengel baik dalam skala kecil maupun besar. Pemanfaatan sumber daya alam di kawasan karst ini turut serta memberikan pemasukan kepada masyarakt dan juga menyumbang beberapa masalah kesehatan seperti pencemaran lingkungan, yaitu polusiudara dan terganggunya ekosistem di sekitar wilayah penambangan. SMA Negeri 1 Plumpang dan SMA Negeri 1 Rengel merupakan sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Plumpang dan Rengel. Kedua sekolah ini merupakan mitra pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memiliki lokasi sekolah yang sangat strategis. Baik SMA Negeri 1 Plumpang maupun SMA Negeri 1 Rengel sama-sama terletak di tepi jalan raya dan berada di kawasan karst. Hal ini membuat lingkungan sekolah berresiko terdampak polusi udara yang tinggi karena di sekitar lingkungan sekolah dijumpai kegiatan pemanfaatan kawasan karst. Polusi udara diartikan sebagai adanya bahan-bahan atau zat-zat asing di dalam udara yang menyebabkan perubahan susunan (komposisi) udara dari keadaan normalnya (Al Idrus, 2013). Ada banyak macam komponen yang terdapat di udara yang mampu menyebabkan polusi dan gangguan bagi kesehatan, seperti Karbon Monoksida (CO), Nitrogen Oksida (NOx), Belerang Oksida (SOx), Hidrokarbon (HC); dan partikel-partikel debu.