Vol 4 No 2 Juli 2021; halaman 831-842 E-ISSN : 2621 – 2609 https://jurnal.ft.uns.ac.id/index.php/senthong/index _____________________________________________________________________831 PENERAPAN ARSITEKTUR EKOLOGI PADA RANCANG BANGUN TAMAN WISATA ALAM DI PULAU KOMODO SEBAGAI KONSERVASI KOMODO Cindy Olivia Astari Putri, Bambang Triratma, Kahar Sunoko Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta cindyoliv27@gmail.com Abstrak Pulau Komodo merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo yang melindungi spesies komodo dibawah naungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Keberadaan komodo di kawasan tersebut telah menjadi daya tarik bagi wisatawan di Indonesia maupun mancanegara untuk berkunjung ke Taman Nasional Komodo. Namun seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan setiap tahun dapat mengancam kelestarian habitat komodo. Sebagai upaya pelestarian komodo maka dirancang suatu wadah yang memfasilitasi kegiatan ekowisata bagi wisatawan dan konservasi komodo dalam bentuk Taman Wisata Alam sebagai upaya keberlanjutan utnuk menghadapi perubahan alam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan tahapan eksplorasi ide, perumusan masalah, pengumpulan data, dan analisis arsitektur dengan penggabungan selektif teori arsitektur ekologi dari Heinz Frick dan Kenneth Yeang. Prinsip yang digunakan yaitu: memelihara sumber daya alam, mengelola tanah dan udara, responsif terhadap iklim setempat, penggunaan material lokal yang ekologis, dan memanfaatkan energi alternatif. Prinsip-prinsip tersebut diaplikasikan pada zoning, sirkulasi dan konfigurasi bentuk bangunan, tampilan bangunan, dan utilitas bangunan. Kata kunci: arsitektur ekologis, konservasi, Loh Liang, ekowisata. 1. PENDAHULUAN Taman Nasional Komodo merupakan habitat asli spesies endemi Komodo (Varanus Komodoensis). Hewan ini memiliki habitat asli di Pulau Komodo. Rinca, Flores, Gili Montang, dan Gili Dasami di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan daftar IUCN (International Union for Conservation of Nature) Red List, Komodo termasuk dalam kategori hewan rentan punah (vulnerable). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan jumlah populasi komodo dalam rentang tahun 2015-2019 mengalami fluktuasi. 3012 2430 2884 2897 3022 2400 2600 2800 3000 3200 2015 2016 2017 2018 2019 jumlah (Ekor) Tahun Populasi Komodo Jumlah populasi komodo per tahun Gambar 1 Populasi komodo dalam 5 tahun terakhir Sumber: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2019