KURVATEK Vol. 6. No. 2, November 2021, pp.237-246 E-ISSN: 2477-7870 P-ISSN: 2528-2670 237 Received November 10, 2021; Revised November 26, 2021; Accepted November 26, 2021 IMPLEMENTASI LOW PASS FILTER PADA PEMBATAS BIDANG KOMUNIKASI SUARA UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS KANAL KOMUNIKASI Arif Basuki 1 *, Diah Suwarti Widyastuti 2 , Cipto Driyo 1 1 Prodi D3 Teknik Elektronika, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta 2 Prodi Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta *Email: arif.basuki@itny.ac.id Abstrak Audio Low Pass Filter pada sistem komunikasi telepon maupun radio memiliki frekuensi cut-off sebesar 4 KHz. Lebar bidang ini dianggap cukup untuk “memotong” sumber sinyal vokal manusia sebesar 20 KHz. Kebutuhan kanal komunikasi semakin meningkat namun alokasi frekuensi terbatas. Salah satu metode untuk meningkatkan kanal komunikasi adalah “mempersempit” bandwith isyarat audio yang dilewatkan. Hal ini dapat dilakukan dengan menurunkan frekuensi cut-off Low Pass Filter. Penelitian ini menggunakan Sallen and Key Butterwworth Low Pass Filter orde 4 dengan frekuensi cut-off divariasi mulai dari 4 KHz sampai 500 Hz. Pada setiap frekuensi cut-off dilakukan pengenalan suara, apakah masih dapat dikenali atau tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemotongan sinyal audio dengan frekuensi cut-off 4 KHz, 3,5 KHz, 3 KHz, dan 2,5 KHz, sinyal masih dapat dikenali, sehingga diperoleh lebar bandwidth 2,5 KHz x 2. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan bandwidth 5 KHz diperoleh peningkatan kapasitas kanal komunikasi sebesar 66,67%. Kata kunci: Audio Low Pass Filter, Sallen-Key Butterworth, kanal komunikasi Abstract Audio Low Pass Filter on telephone and radio communication systems has a cut-off frequency of 4 KHz. This bandwidth is considered sufficient to "cut" the 20 KHz human vocal signal source. The need for communication channels is increasing but frequency allocation is limited. One method to increase the communication channel is to "narrow" the bandwidth of the audio signal being passed. This can be done by lowering the cut-off frequency of the Low Pass Filter. This study uses a 4-order Sallen and Key Butterwworth Low Pass Filter with cut-off frequency varying from 4 KHz to 500 Hz. At each cut-off frequency, speech recognition is performed, whether it can still be recognized. The results showed that cutting the audio signal with cut-off frequencies of 4 KHz, 3.5 KHz, 3 KHz, and 2.5 KHz, the signal can still be recognized, so that a bandwidth of 2.5 KHz x 2 is obtained. Analysis show that with a bandwidth of 5 KHz, the capacity of the communication channel is incresed by 66.67%. Keywords: Audio Low Pass Filter, Sallen-Key Butterworth, communication channel 1. Pendahuluan Di era revolusi industri 4.0 saat ini, perkembangan teknologi terus-menerus bertahap, salah satu yang sangat berkembang pesat yaitu teknologi audio-visual. Terbukti dengan adanya temuan baru yang dilakukan para peneliti untuk mengembangkan bahkan menemukan teknologi baru yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengiriman isyarat audio-visual. Teknologi yang dikembangkan dalam proses pengiriman isyarat audio-visual adalah Low Pass Filter (LPF) yaitu, filter tapis bawah atau filter yang meloloskan frekuensi rendah [1][2][3][4]. Filter tersebut banyak digunakan dalam peralatan elektronika seperti: radio, telepon, dan televisi. Dengan adanya filter aktif ini, arus listrik dengan frekuensi tertentu dapat diatur sesuai kebutuhan. Terdapat dua pembagian dari Low Pass Filter (LPF), yaitu filter pasif dan filter aktif. Filter pasif adalah filter yang dibangun dengan menggunakan resistor, kapasitor dan induktor. Sedangkan filter aktif adalah pengembangan dari filter pasif, hanya saja menambahkan satu atau dua komponen penguat. Filter aktif Low Pass Filter (LPF) Sallen-Key adalah salah satu filter yang dibangun menggunakan penguat Operational-Amplifier (Op-Amp) serta menggunakan komponen pasif seperti resistor dan kapasitor. Komponen penentu frekuensi cut-off maupun komponen penentu filter akan mempengaruhi jenis tanggapan frekuensinya yaitu Bessel, Butterworth atau Chebyshev. Dari tanggapan frekuensi filter juga dapat ditentukan kemiringan (roll-off) dari filter. Low Pass Filter (LPF) atau Filter Lolos Bawah adalah filter yang hanya melewatkan sinyal dengan frekuensi yang lebih rendah dari frekuensi cut-off (fc) dan akan melemahkan sinyal dengan frekuensi yang lebih tinggi dari frekuensi cut-off (fc) [5]. Pada filter LPF yang ideal sinyal dengan